Bandara Hasanuddin Gagalkan Pengiriman 500 Detonator

Personel Direktorat Polisi Air Polda Sultra mengumpulkan detonator non listrik yang akan dimusnahkan di Markas Brimobda Polda Sultra, Kendari, Sulawesi Tenggara, Jumat (19/5). Polisi Air Polda Sultra menangkap lima orang pelaku dalam kasus tindak pidana pembuatan dan perdagangan detonator bahan peledak dengan barang bukti yang diamankan masing-masing 300 detonator pabrikan non listrik, 400 detonator rakitan non listrik, 100 detonator listrik, dll. (Foto: Antara)

Arah -  Petugas Aviation Security (Avsec) Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, Sulawesi Selatan, menggagalkan pengiriman 500 detonator peledak setelah terdeteksi sinar X.

"Kami menerima laporan dari petugas Avsec bandara bahwa ditemukan tiga paket dibungkus kardus yang diduga detonator," ujar Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani di Makassar, Minggu (11/6).

Diberitakan Antara, berdasarkan keterangan petugas Avsec bandara, detonator yang dikemas ke dalam lima kardus itu siap untuk dikirimkan ke daerah tujuan dengan menggunakan jasa pengiriman ekspres Jalur Nugraha Ekakurir (JNE).

Baca Juga: Amankan Arus Mudik, Kapolri Sikat Habis Premanisme
Dirut PT Garam Ditangkap, Mendag Pegang Bola Panas

Saat berada di bagian kargo bandara dan ditimbang, petugas tidak curiga dengan paket yang dikirim melalui perusahaan jasa pengiriman dengan nomor register SMU 3689331 itu. Setelah dimasukkan dalam mesin pemindai barulah terdeteksi adanya keganjilan.

Petugas lantas memerintahkan kurir yang membawa paket yang dalam keterangannya tertulis berisi dokumen dan makanan itu membuka paket tersebut.

Saat dibuka ditemukan barang berupa detonator yang dibungkus dengan karton dan pembungkus kue. Pihak keamanan Angkasa Pura I Bandara Sultan Hasanuddin lantas mengamankan paket tersebut di area steril.

"Jadi barangnya itu setelah dikemas dan diberikan label serta data-data dokumen siap untuk dikirim ke tujuan, tapi saat pemeriksaan di bagian X-ray petugas Avsec curiga dan menyuruh orang JNE untuk bongkar ulang," katanya.

Paket itu dikirim atas nama H Jamaluddin Daeng Karaman, warga Sungguminasa, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, dengan penerima Haji Raji, warga Jalan MT Haryono Gang Cenderawasi Nomor 24, Katapan, Kalimantan Barat (Kalbar).

"Rencananya paket tersebut dikirim menggunakan pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA-611 dengan tujuan Pontianak," kata Dicky Sondani.

Video Trending Pilihan Redaksi

----

Berita Terkait

Polisi Sebut Habib Rizieq Banyak Menyangkal Selama Pemeriksaan Polisi Sebut Habib Rizieq Banyak Menyangkal Selama Pemeriksaan
Pencoretan Merah Putih, Polisi Ringkus Seorang Terduga Pelaku Pencoretan Merah Putih, Polisi Ringkus Seorang Terduga Pelaku
Pesilat Dunia Asal Indonesia akan Beradu Akting dengan Jet Lee Pesilat Dunia Asal Indonesia akan Beradu Akting dengan Jet Lee

#Jakarta #Bandara Hasanuddin #Makassar #Sulawesi Selatan #detonator

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar