Kasus PT Garam, Bareskrim Bakal Minta Keterangan Kemendag dan KKP

Pengolah melakukan panen garam di Desa Bunder, Pademawu, Pamekasan, Jatim, Selasa (13/9). Harga garam Madura pada awal musim tahun ini mencapai Rp500 ribu per ton atau naik dari harga awal musim tahun 2015 sebesar Rp450 ribu per ton. (Foto: Antara/Saiful Bahri)

Arah - Kepala Divisi Humas Mabes Polri, Irjen Pol Setyo Wasisto, mengatakan pihaknya akan melakukan pemeriksaan kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan dan Kementerian Perdagangan terkait kasus PT Garam sebagai lembaga pemerintah yang memberikan rekomendasi impor garam.

"Pasti, yang memberikan merekomendasi dari Kementerian KKP dari Kementerian Perdagangan akan dimintai keterangan," kata Setyo saat ditemui di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan pada Senin (12/6).

Perusahaan plat merah itu diduga melakukan penyalahgunaan impor garam. Menurut Setyo, PT Garam ditugaskan untuk mengimpor garam konsumsi. Akan tetapi PT Garam melakukan penyelewengan dengan mengimpor garam industri dan digunakan untuk konsumsi.  "Bahwa PT Garam yang diberikan tugas untuk mengimpor garam, harusnya garam konsumsi mereka memasukkan garam industri, dimana garam industri itu kadar Naclnya diatas 97%, sedangkan garam konsumsi itu hanya sekitar 94-96 %, nah harganya pun berbeda," jelasnya.

Baca Juga: Warga Qatar Dilarang Umrah, Ini Bantahan Arab Saudi
Jadi Jalur Alternatif, Jalan Purwakarta Siap Dilalui Pemudik

Setyo menambahkan, saat ini perkiraan kerugian dari perhitungan bea cukai saja sudah mencapai 3,5 Milyar Rupiah. "Bea masuknya kalau garam industri 0 persen, kalau garam konsumsi 10 persen, jadi dari bea masuk saja sudah kerugian negara 3,5 miliar," jelasnya. Sebelumnya, Penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim menetapkan Direktur Utama PT Garam, Achmad Boediyono sebagai tersangka atas kasus dugaan tindak pidana peyalahgunaan izin impor garam industri.

"Tersangka terkait dengan dugaan tindak pidana penyimpangan importasi dan distribusi garam industri sebanyak 75.000 ton. Satu yang kita tahan hari ini. Nanti yang lain akan kita dalami aliran dana itu seperti apa. Delapan staffnya sudah kita periksa mulai dari bagian gudang sampai ke bagian pemasaran," kata Agung di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Minggu (11/6). (Harry Muthahhari)

Video Trending Pilihan Redaksi:

Berita Terkait

Bertemu Kapolri, Henry Yosodiningrat Akan Lapor Habib Rizieq? Bertemu Kapolri, Henry Yosodiningrat Akan Lapor Habib Rizieq?
Dituding Keliru Oleh Sylviana Murni, Ini Balasan Polri Dituding Keliru Oleh Sylviana Murni, Ini Balasan Polri
Dirut PT Garam Ditangkap, Mendag Pegang Bola Panas Dirut PT Garam Ditangkap, Mendag Pegang Bola Panas

#Jakarta #Petani Garam #PT Garam #garam #Mabes Polri

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar