Waspada ISIS, Menkopolhukam Cegah Kelompok Maute Masuk Indonesia

Menteri Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan, Wiranto. (Foto: Dok.Arah.com/ M Ridwan)

Arah -Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto berharap tidak ada kelompok Maute di Marawi yang lolos ke Indonesia setelah digempur militer Filipina.

"Kita tahu bahwa kelompok Maute di Marawi merupakan bagian dari ISIS yang sementara mendapat gempuran dahsyat di Siria. Karena itu kita sepakat mencoba membendung jangan sampai gempuran di Marawi ada penerobosan, pelolosan ke Indonesia," ajak Menteri Wiranto pada rapat koordinasi dengan seluruh jajaran terkait pusat dan daerah di Manado, Rabu.

Rapat koordinasi di Manado, kata Menteri diikuti gubernur wilayah perbatasan dengan Filipina, pangdam, kapolda, unsur TNI/Polri pusat dan daerah, serta kementerian lembaga pusat.

Koordinasi ini, lanjut Menteri juga dalam rangka melakukan pengecekan kesiapan aparat keamanan serta pemerintah daerah wilayah perbatasan.

"Ternyata langkah-langkah antisipasi sudah banyak dilakukan untuk mencegah masuknya unsur-unsur Marawi ke Indonesia," katanya lagi.

Baca Juga: Sadis, ISIS Bunuh Warga dan Gantung Mayatnya di Tiang Listrik
Situasi Memanas, Filipina Larang Warganya ke Qatar
Jelang Idul Fitri, Jokowi Minta Aparat Waspadai Ancaman Terorisme

Mantan panglima TNI itu menambahkan, koordinasi yang dilakukan terintegrasi dari pemerintah pusat dan daerah, aparat keamanan TNI/Polri dan melibatkan masyarakat sebagai sistem peringatan dini.

"Peran masyarakat penting karena masyarakat lebih dulu mengetahui apakah ada unsur-unsur gerakan Maute di Marawi yang menerobos ke Indonesia," katanya menambahkan.

Dia pun mengharapkan, pemerintah dan aparat keamanan daerah meningkatkan kewaspadaan setinggi tingginya sebagai langkah pencegahan.

Rapat koordinasi di Manado juga untuk menampung aspirasi masyarakat, pemerintah daerah serta aparat keamanan yang sementara ini perlu diselesaikan pemerintah pusat apakah penyediaan bahan bakar untuk patroli ditambah, menyangkut peraturan keimigrasian yang memerlukan prosedur khusus, atau masalah pidana terhadap orang yang nyata nyata sudah bergerak ikut di sana dan masuk ke Indonesia.

"Ini masukan yang baik dan akan diselesaikan. Rapat koordinasi dengan pemerintah wilayah perbatasan ini bermanfaat luar biasa untuk meningkatkan kewaspadaan dalam rangka visi pemerintah melindungi seluruh warga negara dan tumpah darah Indonesia," ujarnya.seperti dikutip dari antara

Video Trending Pilihan Redaksi

Berita Terkait

Menkopolhukam Lempar Pujian Terhadap Kinerja BNPT Menkopolhukam Lempar Pujian Terhadap Kinerja BNPT
ISIS 'Nyebrang' ke Indonesia, Wiranto: Jangan Terlalu Khawatir ISIS 'Nyebrang' ke Indonesia, Wiranto: Jangan Terlalu Khawatir
Soal 112 Ini Kesepakatan Wiranto dengan Rizieq dan Bachtiar Nasir Soal 112 Ini Kesepakatan Wiranto dengan Rizieq dan Bachtiar Nasir

#Jakarta #Menkopolhukam #Wiranto #Marawi Filipina #ISIS

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar