Bank Mandiri Genjot Pemanfaatan E-Money di Tol Bali

ilustrasi Gedung Bank Mandiri. (foto/www.bankmandiri.co.id)

Arah -  Bank Mandiri menggenjot pemanfaatan uang elektronik atau "e-money" salah satunya untuk transaksi di Tol Bali Mandara dalam mendukung optimalisasi kebijakan pemerintah terkait pembayaran nontunai di tol yang efektif berlaku 1 Oktober 2017.

"Rencananya sesuai ketentuan pemerintah per 1 Oktober seluruh tol di Indonesia diwajibkan menggunakan sarana pembayaran tersebut (nontunai). Kami sudah siap dan untuk sosialisasi akan ada petugas kami di sana untuk menawarkan kartu bagi pengendara yang lewat," kata CEO Regional XI Bali dan Nusa Tenggara Bank Mandiri Erwan Djoko Hermawan di Denpasar, Kamis (12/6/2017).

Menurut Erwan, pihaknya akan merealisasikan sekitar 1.000 lagi kartu uang elektronik atau "e-money" ke masyarakat dalam tiga bulan mendatang sehingga diharapkan selama tahun 2017 sebanyak 1.500 e-money bisa disalurkan.

Sosialisasi akan lebih gencar juga dilakukan kepada nasabah di bank setempat saat mereka melakukan transaksi perbankan termasuk menyasar pedagang atau "merchant" yang menggunakan sistem pembayaran bank BUMN itu.

Saat ini, lanjut dia, jumlah pengguna "e-money" bank tersebut di Bali yang sudah direalisasikan mencapai lebih dari 1.000 unit "Kami sudah siap sejak tahun 2013 jadi penggunaan e-money sudah cukup lama hanya karena ditentukan pemerintah 1 Oktober, kami harus bantu yang paling penting bagi bank sosialisasi supaya pengguna tol jangan sampai baru masuk tol, baru tahu kebijakan itu," ucapnya.

Baca Juga: Tiga Pelawak Ini Punya Anak Perempuan yang Unyu-unyu, Siapa Ya?
Pemudik Sepeda Motor Ramai Lintasi Kota Bogor

Pemerintah Pusat menargetkan mulai 1 Oktober 2017 seluruh tol di Indonesia menggunakan transaksi nontunai untuk mempercepat transaksi sehingga meminimalkan antrean panjang saat memasuki gerbang tol.

Direktur Utama PT Jasa Marga Bali Tol Akhmad Tito Karim mengatakan saat ini penggunaan transaksi uang elektronik di tol pertama di Indonesia yang dibangun di atas perairan itu mencapai sekitar 20 persen dari rata-rata jumlah kendaraan yang melalui tol sekitar 50 ribu kendaraan per hari.

Dari jumlah itu, sekitar 10 persen di antaranya menggunakan "e-money" Bank Mandiri sedangkan sisanya menggunakan uang elektronik terbitan bank yang sudah bekerja sama yakni BNI, BRI, dan bank lainnya.

Sementara itu menjelang libur panjang Lebaran, pengguna jasa tol Bali Mandara akan diberikan diskon sebesar 20 persen untuk penggunaan uang elektronik pada tanggal 22-26 Juni dan 30-2 Juli 2017. (Antara)

Video Trending Pilihan Redaksi:

Berita Terkait

Akibat Ojek Online, Pejabat Malaysia Sebut Jakarta ‘Terbelakang’ Akibat Ojek Online, Pejabat Malaysia Sebut Jakarta ‘Terbelakang’
Usaha Mikro Sedot Kredit Hampir Rp100 Triliun, Berapa yang Macet? Usaha Mikro Sedot Kredit Hampir Rp100 Triliun, Berapa yang Macet?
Pencoretan Merah Putih, Polisi Ringkus Seorang Terduga Pelaku Pencoretan Merah Putih, Polisi Ringkus Seorang Terduga Pelaku

#Jakarta #Bank Mandiri #uang elektronik

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar