Spanduk SARA The Jak Kena Sanksi, Dirut: Persija Semakin Miskin

Pendukung tim Persija Jakarta terlibat kericuhan saat menyaksikan laga Persija Jakarta melawan Persib Bandung dalam ajang lanjutan Torabika Soccer Championship (TSC) 2016 di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, Sabtu (5/11). Pertandingan tersebut diwarnai dengan penyalaan kembang api dan kericuhan pendukung tim. (Antara/Maulana Surya)

Arah - Direktur Utama Persija Jakarta Gede Widiade, mengakui jika sanksi yang diberikan oleg PSSI kepada macan Kemayoran tepat. The Jak terbukti telah membenatngkan spanduk dengan tulisan berbau SARA serta melempar flare (kembang api) saat kontra PS TNI.

Persija Jakarta menerima sanksi denda sebesar Rp30 juta. Persija dibuat miskin atas insiden ini. "Spanduk itu yang membuat Persija miskin," kata dia.

Namun ia mengungkapkan belum tentu spanduk tersebut dibuat dan dibentangkan oleg supporter Jakmania asli.

Baca Juga: Resmi Pindah, Mohamed Salah Jadi Pemain Termahal Liverpool
Dipojokkan Curva Sud, Donnarumma: Mengapa Mereka Membantai Saya?

"Yang masang spanduk itu belum tentu The Jakmania. Ada empat spanduk SARA," terang Gede.

Landasan hukum terkait sanksi itu adalah regulasi Liga 1 pasal 59, tentang hal-hal yang mengganggu pertandingan dalam bab XI tentang disiplin yang bunyinya, "Hal-hal yang mengganggu jalannya pertandingan seperti flare, fireworks, smoke bombs, laser, spanduk yang bernada rasis, yel-yel serta hal lain dapat dikategorikan sebagai sebuah pelanggaran disiplin dan terhadap hal tersebut akan dikenakan sanksi sesuai dengan Kode Disiplin."

Video Trending Pilihan Redaksi:

Berita Terkait

Bentangkan Spanduk SARA, Persija Terima Sanksi PSSI Bentangkan Spanduk SARA, Persija Terima Sanksi PSSI
PSSI Jadikan Piala Presiden Ajang Seleksi Wasit PSSI Jadikan Piala Presiden Ajang Seleksi Wasit
 Hadapi PSM, Persija Tak Punya Beban Curi 3 Poin Hadapi PSM, Persija Tak Punya Beban Curi 3 Poin

#Jakarta #Persija Jakarta #Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) #sanksi

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar