Kapolda Jateng: Sebab Helikopter Basarnas Jatuh Belum Diketahui

Petugas Badan SAR Nasional (Basarnas) mengecek helikopter jenis AS-365 N3+ sebelum melakukan pantauan udara arus mudik Jateng di Lanumad Ahmad Yani, Semarang, Jawa Tengah, Jumat (23/6). Basarnas Jateng menyiagakan sebuah helikopter berkapasitas 10 penumpang beserta satu pilot dan satu co-pilot untuk antisipasi evakuasi keadaan darurat pemudik selama 24 jam saat arus mudik dan balik Lebaran di wilayah Jateng.(foto/antara/Aji Styawan)

Arah - Kepala Kepolisian Daerah Jawa Tengah, Irjen Pol Condro Kirono mengatakan penyebab jatuhnya helikopter Basarnas Jateng di Desa Canggal, Candiroto, Kabupaten Temanggung belum diketahui secara pasti.

Kapolda saat memantau evakuasi korban jatuhnya heli di Temanggung, Senin (2/7/2017) malam menuturkan pesawat tersebut jatuh sekitar pukul 17.00 WIB diduga setelah menabrak Gunung Batok, Desa canggal.

Seperti dikutip dari Antaram Ia mengatakan, berdasarkan informasi dari Basarnas, heli ditumpangi sembilan orang, terdiri satu pilot dan delapan lainya merupakan petugas Basarnas.

Baca Juga: Allahu Akbar, Teriakan Pengunjung Kawah Sileri Dieng saat Letusan
Kawah Sileri Dieng Meletus, Empat Wisatan Menderita Luka-luka

Ia menuturkan, evakuasi para korban melibatkan petugas gabungan, dari Basarnas, BPBD Temanggung, TNI/Polri serta relawan.

"Saat ini, petugas berhasil menemukan lima jenazah, adapun 4 lainya masih dalam pencarian," katanya.

Kepala Basarnas Semarang Agus Haryono menuturkan heli itu pangkalanya di Lanud Juanda. Tadi pagi heli tersebut membawa teman-teman wartawan dari tol Brebes ke Gringsing pantau arus balik lebaran 2017.

"Tadi pagi mendapat kabar Gunung Dieng meletus, maka petugas kami kirimkan ke Dieng. Dalam perjalanan, naas jatuh di perbukitan Desa Canggal Candiroto ini," katanya.

Menurut dia heli yang dibawa itu dalam kondisi normal, sebelumnya juga ditumpangi rombongan Menteri Perhubungan memantau arus mudik lebaran.

"Helikopter tersebut kategori baru, rakitan tahun 2015," katanyanya.

Kepala BPBD Temanggung Agus Sudaryono mengatakan untuk evakusi ini petugas BPBD dikerahkan semua.

"Kami satgas BPBD Temanggung, dibantu beberapa relawan totalnya ada 300 orang. Selain petugas BPBD Temanggung, kami juga diperkuat personel TNI/Polri. Selain petugas BPBD Temanggung, kami juga dibantu BPBD sekitar atau terdekat," katanya.

Berita Terkait

Bantu Evakuasi Helikopter Basarnas, Kemensos Kerahkan Tagana Bantu Evakuasi Helikopter Basarnas, Kemensos Kerahkan Tagana
Helikopter Basarnas Jatuh, 3 Orang Tewas Helikopter Basarnas Jatuh, 3 Orang Tewas
Helikopter Milik Basarnas Diduga Jatuh di Temanggung Helikopter Milik Basarnas Diduga Jatuh di Temanggung

#Jakarta #Basarnas #Dieng #Helikopter Jatuh

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar