Ucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri Via Medsos, Ini Hukumnya...

Ilustrasi media sosial. (Foto: Shutterstock)

Arah - Momen hari raya Idul Fitri dimanfaatkan banyak orang untuk kembali menjalin silahturahmi dengan banyak kerabat.

Kartu ucapan selamat hari raya pun menjadi media untuk menyampaikan permohonan maaf lahir batin.

Namun tak sedikit juga mereka menggunakan media sosial sebagi medianya.

Tak heran jika di Facebook, Whatsaap, Twitter dan media sosial lainnya, ucapan 'mohon maaf lahir batin' berseliweran di media sosial.

Lantas seperti apa hukumnya mengucapkan selamat hari raya Idul Fitri? Dan bagaimana pula hukumnya mengucapkannya via kartu ucapan dan media sosial?

Baca Juga: Mulia! Bos Nabung 3 Tahun untuk Berangkatkan 27 Karyawannya Umrah
'Malaikat' Melintas Saat Pria ini Azan di Tengah Perang

Dilansir dari nu.or.id, dalil agama tidak berbicara terlalu jauh soal pengucapan hari raya ini.

Islam tidak memerintah dan juga tidak melarang pengucapan “Selamat Hari Raya Idul Fitri”, “Selamat Hari Raya Idul Adha”, “Minal Aidin wal Faizin” atau pengucapan lainnya yang semakna dengan itu.

Syekh Jalaluddin As-Suyuthi menjelaskan masalah ini dalam kumpulan fatwanya berikut ini.

“Al-Qamuli dalam Al-Jawahir mengatakan, ‘Aku tidak menemukan banyak pendapat kawan-kawan dari Madzhab Syafi’i ini perihal ucapan selamat hari raya Idul Fitri dan Idul Adha, ucapan selamat pergantian tahun dan pergantian bulan seperti yang dilakukan oleh banyak orang sekarang. Hanya saja aku dapat riwayat yang dikutip dari Syekh Zakiyuddin Abdul Azhim Al-Mundziri bahwa Al-Hafizh Abul Hasan Al-Maqdisi pernah ditanya perihal ucapan selamat bulan baru atau selamat tahun baru. Apakah hukumnya bid’ah atau tidak? Ia menjawab, banyak orang selalu berbeda pandangan masalah ini. Tetapi bagi saya, ucapan selamat seperti itu mubah, bukan sunah dan juga bukan bid’ah.’ Pendapat ini dikutip tanpa penambahan keterangan oleh Syaraf Al-Ghazzi dalam Syarhul Minhaj,” (Lihat Jalaluddin As-Suyuthi, Al-Hawi Lil Fatawi fil Fiqh wa Ulumit Tafsir wal hadits wal Ushul wan Nahwi wal I‘rabi wa Sa’iril Funun, Darul Kutub Ilmiyah, Beirut, Libanon, 1982 M/1402 H, juz 1, halaman 83).

Berita Terkait

Begini Tradisi Lebaran Ala Keluarga Besar Aa Gym Begini Tradisi Lebaran Ala Keluarga Besar Aa Gym
Tahu Nggak? 5 Seleb Hollywood Ini Rayakan Idul Fitri Lho Tahu Nggak? 5 Seleb Hollywood Ini Rayakan Idul Fitri Lho
Tradisi Halal Bihalal, Gus Ipul: Ini Khas Indonesia Tradisi Halal Bihalal, Gus Ipul: Ini Khas Indonesia

#Jakarta #tradisi lebaran #Lebaran #Kartu lebaran digital #Idul Fitri 1438 H

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar