Apple Siap Megah Membangun Pusat Data di China

Perusahaan berbasis di Cupertino, Amerika Serikat ini akan membangun pusat data baru di provinsi Guizhou.

Arah - Apple Inc merencanakan membangun pusat data di China demi mematuhi peraturan baru negara tersebut yang meminta perusahaan asing harus menyimpan data di dalam negeri.

Dilansir dari metro, Perusahaan berbasis di Cupertino, Amerika Serikat ini akan membangun pusat data baru di provinsi Guizhou, seperti diberitakan laman Phone Arena, senilai 1 milyar dolar.

Baca Juga: iPhone 8 Punya Warna Baru, Bisa Buat Dandan Lho
Google Buat Jaket Pintar dengan Teknologi Masa Depan

"Tambahan pusat data ini akan memperbaiki kecepatan dan tingkat kepercayaan terhadap produk kami, juga layanan, selain untuk menyesuaikan diri dengan peraturan yang baru berlaku,” kata Apple.

Apple akan bekerja sama dengan perusahaan setempat, GCBD, untuk iCloud.

Apple merupakan perusahaan asing pertama di China yang berusaha mematuhi peraturan setempat, yang lainnya merasa keberatan dengan undang-undang tersebut karena berisiko terhadap data mereka.

Pemerintah China membuat peraturan tersebut demi mengatasi serangan siber dan terorisme.

Video Trending Pilihan Redaksi:

Berita Terkait

 Wow! Sepatu Ini Dilelang Rp 200 Juta! Wow! Sepatu Ini Dilelang Rp 200 Juta!
Cium Aroma Adu Domba, Rizieq Sebut Umat Islam Difitnah Anti NKRI Cium Aroma Adu Domba, Rizieq Sebut Umat Islam Difitnah Anti NKRI
KontraS Sebut Pilkada Momentum Menyulap Figur Politik Lokal KontraS Sebut Pilkada Momentum Menyulap Figur Politik Lokal

#Apple News #Apple AirPod #Produk Apple #china #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar