Robot Pembunuh Dikembangkan 20 Tahun Lagi, Ini yang Ditakutkan!

Ilustrasi robot pembunuh (Daily Mail)

Arah -  Di film Terminator yang dibintangi Arnold Schwarzenegger, menceritakn bahwa di masa depan akan ada robot-robot yang dapat membunuh tanpa ada otoritas dari manusia. Robot-robot tersebut dapat membunuh sesuai dengan keinginannya.

Baru-baru ini, sebuah laporan dari Human Right Watch memperingatkan bahwa dalam waktu 20 sampai 30 tahun kedepan atau bahkan lebih cepat, akan dibangun robot yang memiliki otoritas sendiri untuk menentukan kapan waktu untuk membunuh, dilansir Daily Mail, Senin (17/7).

Saat ini, banyak angkatan militer di seluruh dunia yang sangat tertarik dengan teknologi baru ini, karena mesin ini dapat bertempur sendirian. Selain itu, mesin ini dapat mengurangi kehilangan pasukan dari manusia pada saat berada dalam situasi yang berbahaya.

Amerika Serikat memimpin pembangunan robot pembunuh ini. AS sudah menggunakan pesawat tanpa awak untuk menyerang Pakistan, Yaman, dan negara lainnya. Pesawat tanpa awak tersebut dikendalikan jarak jauh oleh manusia, namun tidak dapat membunuh tanpa tanpa perintah dari manusia.

[baca_juga]

Teknologi mesin yang dapat membunuh lainnya dapat dilihat pada sistem senjata Raytheon's Phalanx, yang digunakan pada kapal Angkatan Laut AS. Senjata ini dapat mencari sendiri asal tembakan musuhnya, dan senjata ini dapat menghancurkan proyektil yang sedang menyerang.

Selain itu, ada juga The Northrop Grumman X47B, sebuah pesawat yang mampu lepas landas dan mendarat di kapal induk. Pesawat ini dapat melakukan pertempuran udara tanpa pilot, bahkan pesawat ini dapat mengisi bahan bakarnya di udara.

Namun, yang paling mendekati dari mesin pembunuh ini adalah robot terminator yang digambarkan pada film action Arnold Schwarzenegger, yaitu robot pengawal buatan Samsung dan telah digunakan oleh militer Korea Selatan.

Robot ini dapat melihat aktivitas yang mencurigakan, menantang para penyusup, dan apabila diperintahkan oleh manusia maka akan robot ini akan menyerang.

Pro kontra robot pembunuh

Human Right Watch melalui laporan barunya menegaskan bahwa robot bergaya terminator ini harus dilarang penggunaannya, sebelum mulai digunakan oleh sebuah negara.

Laporan tersebut berjudul 'Losing Humanity' yang ditulis oleh Harvard Law School International Human Rights Clinic, berisi sebuah peringatan tentang etika dalam pengembangan teknologi.

Di laporan tersebut menegaskan, bahwa harus ada perjanjian internasional yang melarang pengembangan, produksi, dan penggunaan senjata tanpa otoritasi, pada robot pembunuh.

Memang robot tersebut dapat menghindari manusia dari situasi yang berbahaya, tapi akan ada aspek negatif dari robot yang bisa membuat keputusan sendiri. Dan yang paling berbahaya adalah ketika robot ini tidak membedakan antara warga sipil dan militer saat berada di zona perang.

[baca_juga]

Direktur Divisi Senjata Human Rights Watch, Steve Goose, mengatakan sejumlah negara termasuk Amerika Serikat sangat tertarik dengan perkembangan teknologi ini. Militer sangat bersemangat untuk menarik pasukannya dari medan perang dan mengganti dengan robot pembunuh, sehingga dapat menekan jumlah korban jiwa.

"Cara menghindar dari mimpi buruk ini adalah dengan membuat peraturan yang melarang pengembangan dan produksi dari robot pembunuh ini," kata Steve Goose.

Sementara menurut Sharkey Noel, Profesor Robotika dari Universitas Sheffield, dalam pembuatan robot pembunuh paling canggih ini, harus ada peraturan yang jelas jika robot tersebut mengalami masalah.

"Jika robot bermasalah, siapa yang bertanggung jawab? Tentu bukan tanggung jawab si robot," kata Sharkey Noel.

"Jadi, harus ada aturan yang menentukan siapa yang bertanggung jawab atas tindakan robot pembunuh tersebut. Ini sangat penting dalam hukum perang," tutup Sharkey Noel.

Perlukah sebuah robot pembunuh diciptakan untuk angkatan militer?

Video Trending Pilihan Redaksi:

----

Berita Terkait

Pria Ini Bikin Robot Berparas Secantik Scarlett Johansson Pria Ini Bikin Robot Berparas Secantik Scarlett Johansson
Wow! Printer 3D Ini Mampu Cetak Pizza dalam 6 Menit Wow! Printer 3D Ini Mampu Cetak Pizza dalam 6 Menit
Intel Beli Perusahaan Mobil Tanpa Supir Seharga Rp204,3 Triliun Intel Beli Perusahaan Mobil Tanpa Supir Seharga Rp204,3 Triliun

#robot #Robot pembunuh #Dampak Teknologi #Perkembangan Teknologi #teknologi #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar