Polri Masih Kaji Pembentukan Densus Antikorupsi

Karopenmas Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Pol Rikwanto saat ditemui di Sarinah, Jakarta Pusat, pada Sabtu (10/6). (Foto: Arah.com/ Harry Muthahhari)

Arah - Kepolisian Republik Indonesia akan segera memfungsikan Datasemen Khusus (Densus) Anti -Tindak Pidana Korupsi, namun sampai saat ini hal itu masih pada pembahasan mendalam jajaran Polri.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Brigjen Polisi Rikwanto menyatakan wacana adanya Densus Anti - Tindak Pidana Korupsi sudah lama diwacanakan, hal itu untuk menciptakan tidak adanya korupsi di negara Indonesia.

"Sedang dalam pembahasan mendalam ya, wacana ini sudah lama dicanangkan golnya adalah tidak adanya korupsi lagi kedepan di kementerian lembaga maupun di tempat-tempat lain," kata Rikwanto di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Jumat (21/7).

Meskipun kepolisian sudah mempunyai Direktorat Tipikor yang sudah lebih menangani 1.000 kasus, namun rencana di bentuknya Densus Anti - Tindak Pidana Korupsi untuk membentuk kekuatan secara sinergis menghantam pelaku korupsi.

"Membentuk kekuatan untuk secara sinergis menghantam pelaku tindak pidana korupsi, jadi tidak ada tumpang tindih," tuturnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Pol Setyo Wasisto mengungkapkan pembentukan Densus Antikorupsi karena dinilai penanganan kasus korupsi masih belum maksimal.

"Kasus korupsi masih dipandang belum maksimal. Karena korupsi masih berlangsung di berbagai tempat, sehingga kami berharap korupsi ini bisa diberantas tuntas. Walaupun mungkin itu cukup berat," katanya.

Baca Juga: Begini Profil Kapolda Metro yang Baru
Tinggalkan Polda, Irjen Mochamad Iriawan Tinggalkan Ribuan Kasus

Nantinya Densus Antikorupsi akan berkoordinasi dengan kejaksaan dan KPK, dan juga dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.
Hal ini dilakukan untuk mengatur masalah pengupahan dan struktur organisasi.

"Kalau ini diberlakukan harus melapor lagi ke menpan RB mengenai gaji dan restrukturisasi organisasi," pungkasnya. (Muhamad Ridwan)

Video Trending Pilihan Redaksi:

----

Berita Terkait

Ini Cara Bea Cukai Lampung Cegah Pegawainya Korupsi Ini Cara Bea Cukai Lampung Cegah Pegawainya Korupsi
Soal Korupsi Anggaran Renovasi TIM, Bareskrim Periksa Haji Lulung Soal Korupsi Anggaran Renovasi TIM, Bareskrim Periksa Haji Lulung
Bertemu Kapolri, Henry Yosodiningrat Akan Lapor Habib Rizieq? Bertemu Kapolri, Henry Yosodiningrat Akan Lapor Habib Rizieq?

#Mabes Polri #Antikorupsi #Pemberantasan Korupsi #korupsi #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar