Gunung Sinabung 'Muntahkan' Awan Panas 19 Kali

Gunung Sinabung menyemburkan material vulkanik terlihat dari Desa Guru Singa, Karo, Sumatera Utara, Selasa (21/2). Aktivitas Gunung Sinabung yang berstatus Awas (level IV), meningkat sejak sepekan terakhir ditandai dengan erupsi dan luncuran lava pijar. (ANTARA FOTO/Tibta Peranginangin)

Arah -  Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, kembali meluncurkan awan panas. Terhitung sejak pukul 00.00 WIB hingga 14.00 WIB Rabu (2/8), Sinabung telah menyemburkan awan panas sebanyak 19 kali.

Ketua Tim Tanggap Darurat Gunung Sinabung Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Isadana menyebutkan, dari 19 semburan awan panas tersebut, kolom abu tertinggi mencapai 4,2 km dengan jarak luncur 4,5 km ke arah tenggara-timur. Semburan ini tercatat terjadi pada pukul 10.00 WIB.

"Arah guguran awan panas ke tenggara-timur, yaitu ke arah desa Sigarang Garang, Sukanalu dan Gamber," kata Isadana, Rabu (2/8).

Isadana menyampaikan semburan abu vulkanik Sinabung tidak berdampak ke Berastagi, melainkan Kabanjahe. Sejumlah sekolah yang berada di Kabanjahe diliburkan akibat tebalnya abu yang terbawa angin. Begitu juga dengan kegiatan luar ruangan yang rentan terpapar abu Sinabung.

"Info yang saya dapat, sekolah-sekolah di Kabanjahe yang terdampak abu diliburkan, ada juga yang disuruh pulang cepat," ujar dia.

Baca Juga: Rizieq Shihab Kembali ke Indonesia 15 Agustus
Berantas Berita Hoax, Kemenkominfo Panggil Facebook, Hasilnya...

Isadana menuturkan pihaknya telah berkoordinasi dengan BPBD Karo untuk menyampaikan imbauan terkait erupsi yang terjadi. Warga dan wisatawan diimbau untuk tidak memasuki zona merah mengingat aktivitas gunung Sinabung yang masih tinggi.

"BPBD Karo sudah membagikan masker karena debunya berbahaya bagi pernapasan. Kalau untuk pengendara harus pakai kaca mata, khusus sepeda motor pakai masker agar terhindar dari paparan langsung abu," ujarnya.

Saat ini Gunung Sinabung terpantau masih ditutupi debu dan dalam kondisi gelap atau tidak bisa teramati secara visual.Jarak pos pemantau PVMBG yang berada di Kecamatan Simpang Empat berjarak sekitar 9 kilometer ke Sinabung.

"Abunya masih menyelimuti. Abu halus cukup tinggi terbawa angin," ungkap Isadana. (Nugie)

Video Trending Pilihan Redaksi:

Berita Terkait

Aktivitas Meningkat, Warga Diminta Jauhi Gunung Sinabung Aktivitas Meningkat, Warga Diminta Jauhi Gunung Sinabung
Sebagian Pengungsi Terdampak Erupsi Gunung Sinabung Direlokasi Sebagian Pengungsi Terdampak Erupsi Gunung Sinabung Direlokasi
Gunung Sinabung Erupsi, Kota Medan Hujan Abu Gunung Sinabung Erupsi, Kota Medan Hujan Abu

#Aktivitas Sinabung #Pengungsi Sinabung #Gunung Sinabung #Bencana Alam #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar