Polisi Dalami Laporan Politikus Nasdem Viktor Laiskodat

Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (31/5/2017). (Foto/Arah.com/Restu)

Arah - Kepala Divisi Hubungan Masyarakat (Humas) Mabes Polri Irjen Pol Setyo Wasisto mengatakan penyidik Bareskrim masih mendalami berkas pelaporan dari beberapaa partai yang melaporkan Ketua Fraksi Partai Nasdem Viktor Bungtilu Laiskodat terkait pernyataan Viktor di internet yang menyebut empat parpol pendukung kelompok ekstrimis Islam.

"Kami lihat apakah laporannya memenuhi syarat untuk diproses atau tidak. Tidak semua laporan bisa ditindaklanjuti," kata Irjen Setyo di Mabes Polri, Jakarta, Senin (7/8).

Setyo melanjutkan, pihaknya pun belum bisa memastikan waktu pemanggilan Viktor Laiskodat untuk diperiksa sebagai saksi. "Belum bisa dipastikan, apalagi sekarang lagi reses," katanya seperti dikutip Antara.

Baca Juga: Penjelasan JPU Soal Kehadiran Ahok dalam Sidang Buni Yani Besok
Lawan ISIS, Filipina Butuh Tambahan Dua Puluh Ribu Pasukan

Seperti diketahui sebelumnya, Partai Gerindra, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan organisasi sayap Partai Demokrat yakni Generasi Muda Demokrat (GMD) melaporkan Viktor Laiskodat ke Bareskrim Polri atas pernyataan kontroversial Viktor dalam acara deklarasi pasangan calon Bupati/Wabup di Tarus, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 1 Agustus 2017.

Dalam video rekaman yang beredar di internet itu, Viktor menyebut ada empat partai yakni Partai Gerindra, Demokrat, PKS, dan PAN yang mendukung kelompok ekstremis Islam untuk membentuk Negara Khilafah.

Video Trending Pilihan Redaksi:

----

Berita Terkait

Dituding Keliru Oleh Sylviana Murni, Ini Balasan Polri Dituding Keliru Oleh Sylviana Murni, Ini Balasan Polri
JK: Viktor Laiskodat Harus Tempuh Proses Hukum JK: Viktor Laiskodat Harus Tempuh Proses Hukum
Terkait Dana Bansos, Mpok Sylvi Penuhi Panggilan Bareskrim Polri Terkait Dana Bansos, Mpok Sylvi Penuhi Panggilan Bareskrim Polri

#Partai Nasdem #Bareskrim Polri #politikus #ujaran kebencian #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar