Ada Garam Mengandung Serpihan Kaca, ini Hasil Uji BPOM

Video pengujian garam yang disebut-sebut mengandung serpihan kaca beredar viral. (Foto: youtube.com)

Arah -  Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Surabaya menegaskan bahwa informasi mengenai garam campur serpihan kaca yang beredar di media sosial akhir-akhir ini adalah kabar bohong.

Kepala BBPOM Surabaya Dra Apt Hardaningsih di Surabaya, Jumat, mengatakan lembaganya sudah mengambil contoh produk garam yang dikabarkan bercampur serpihan kaca dan melakukan pengujian laboratorium. 

BBPOM Surabaya sudah memeriksa sampel produk garam merek Ibu Bijak, Anak Pintar, Sarcil, Jap Gajah, Cap S dan Karapan Sapi buatan produsen asal Surabaya, Pamekasan, Gresik dan Pati yang beredar di Jawa Timur.

Hasilnya, tidak ada satu pun produk garam konsumsi dalam kemasan 250 gram itu yang mengandung serpihan kaca.

Baca Juga: Ingin Tetap Sehat? Kurangi Beli Makanan Kemasan di Luar Rumah
Festival Arkipel 2017 Putar 31 Film Dokumenter dan Eksperimental
Pria Ini Kantongi Gelar Mulut Terlebar Didunia

"Kami pastikan tidak ada garam yang tercampur serpihan kaca. Berita yang ada di media sosial tidak benar atau hoax. Karena Jumat minggu lalu kami sudah lakukan sidak dengan pengambilan sampel dan lakukan pengujian laboratorium dan semua hasilnya tidak ada yang mengandung kaca," kata dia.

Hasil uji laboratorium, ia menjelaskan, menunjukkan bahwa produk-produk garam yang diperiksa aman dikonsumsi berdasarkan tiga parameter pengujian. 

"Setelah kami lakukan uji laboratorium hasilnya sudah memenuhi syarat semua seperti kadar air, NaCl dan kadar Iodiumnya aman untuk di konsumsi," tuturnya.

"Saya imbau agar tidak menyebarkan informasi hoax karena dari informasi itu dapat meresahkan masyarakat dan juga dapat memberikan dampak produsen dan konsumen," ujarnya.

Sebelumnya beredar kabar mengenai warga Desa Takerharjo, Kecamatan Solokuro, Lamongan, yang merasa janggal ketika sedang memasak dengan menggunakan garam berbentuk seperti bubuk kristal kaca yang tidak bisa hancur dan sulit dihaluskan saat ditumbuk, dan memunculkan dugaan garam itu dicampur serpihan kaca.

Video Trending Pilihan Redaksi:

Berita Terkait

Dilaporkan Henry Yosodiningrat, Rizieq: Wallahualam, Kita Hadapi! Dilaporkan Henry Yosodiningrat, Rizieq: Wallahualam, Kita Hadapi!
Ngetwitt Lagi, SBY Serang Penyebar 'Hoax' yang Kian Merajalela Ngetwitt Lagi, SBY Serang Penyebar 'Hoax' yang Kian Merajalela
Ternyata Ini Alasan Tak Boleh Banyak Konsumsi Garam Ternyata Ini Alasan Tak Boleh Banyak Konsumsi Garam

#garam #Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar