Myanmar Kirim Pasukan Baru ke Rakhine, Peringatan PBB Diabaikan

Kamp Pengungsi, di mana pengungsi Rohingya tinggal, di Cox Bazar, Bangladesh, 9 Februari 2017. (REUTERS / Mohammad Ponir Hossain / Files)

Arah -  Pemerintah Myanmar mengerahkan pasukan militer tambahan ke wilayah Rakhine yang dihuni oleh mayoritas muslim etnis Rohingya. Pasukan tambahan yang dikirim berkekuatan 1 batalyon atau 500 personil.

Operasi militer tersebut mendorong PBB mengeluarkan peringatan kepada pemerintah Myanmar. Seperti dikutip dari Anadolu, operasi keamanan memicu kasus pelanggaran hak asasi yang meluas di wilayah Rakhine.

Dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan untuk media pemerintah, kantor Penasihat Negara Aung San Suu Kyi mengatakan bahwa pasukan tambahan telah dikirim ke daerah Maungdaw di Rakhine utara, di mana jam malam diberlakukan awal pekan ini.

Baca Juga: Muslim Myanmar: Apa yang Akan Kita Makan?
Polisi yang Dipukul Oknum TNI Dapat Penghargaan
Diisukan Jadi Menteri Sosial, Ini Jawaban Najwa Shihab

Pemerintah mengatakan 59 warga sipil telah terbunuh dan 33 lainnya hilang di daerah tersebut hingga Rabu. "Pemerintah akan dengan tegas mengambil tindakan efektif melawan tindakan teroris ini sesuai dengan hukum," kata pernyataan tersebut.

"Tindakan akan dilakukan terhadap semua ekstremis dan mereka yang mengendalikan ekstremisme mereka."

Dalam sebuah laporan, PBB mengatakan telah menemukan pelanggaran hak asasi manusia oleh pasukan keamanan Myanmar di Rakhine yang mengindikasikan kejahatan terhadap kemanusiaan.

Melalui wawancara dengan pengungsi Muslim Rohingya di negara tetangga Bangladesh, PBB mendokumentasikan pemerkosaan massal, pembunuhan, termasuk bayi dan anak-anak, aksi kekerasan dan penghilangan brutal. Namun pemerintah Myanmar menolak masuk ke tim PBB untuk menyelidiki tuduhan tersebut.

Perwakilan minoritas Rohingya mengatakan sekitar 400 orang tewas dalam operasi tersebut.

Berita Terkait

Tim Teknis Siasati Krisis Air di RS Bantuan Indonesia di Myanmar Tim Teknis Siasati Krisis Air di RS Bantuan Indonesia di Myanmar
Timses Anies-Sandi Tuding Hasil Survei Tak Bertanggung Jawab Timses Anies-Sandi Tuding Hasil Survei Tak Bertanggung Jawab
Survei Poltracking: Ahok Tetap Sandang Predikat Cagub Ter... Survei Poltracking: Ahok Tetap Sandang Predikat Cagub Ter...

#Myanmar #Rohingya #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar