Permudah Beribadah, Mantan Preman ini Hadirkan Mobile Masjid

Mobile-masjid itulah yang ia datangkan di event SOG. Grand Max diparkir, karpet digelar, instalasi wudhu dipasang.

Arah -Berry Joe meneteskan air mata menyaksikan teman-temannya shalat di bawah tenda yang ia pasang. Tak hanya pria, juga wanita-wanita tomboy yang ikutan event 17 Agustusan Scooter Owners Group (SOG) Bandung Di event komunitas motor itu, ia hadirkan mobile- masjid. "Keadaan sudah berubah. SOG sekarang punya seksi kerohanian," katanya.

Tahun 2012 Berry membeli sebuah Grand Max. Mobil itu kemudian ia akadkan untuk kegiatan sosial,setelah tahun 2015 ia mendapatkan ilmu berkhidmat lewat program Santri Siap Guna (SSG) Daarut Tauhid. Di tahun yang sama ia bergabung dengan Ucing Leuweung besutan Ayah Donny Abu Chesa yang konsen dalam gerakan sedekah. Tiap pekan Berry keliling kota bersama kawan-kawan untuk bagi-bagi nasi bungkus.

Baca Juga: Penyelamat Sang Saka Merah Putih, Ternyata Cucu Rasulullah
Dipenjara Jepang, Pejuang Ini Khatamkan Al Quran dan Hadits

Penyelamat Sang Saka Merah Putih, Ternyata Cucu Rasulullah

Merasa belum maksimal, ia terinspirasi mobile-masjid yang digagas Rumah Zakat. Maka ia pun mulai nyicil perlengkapan. Tenda, karpet, sajadah, sarung, mukena, dan tentu saja tempat wudhu yang dibuatnya sendiri. "Saya mendapat dukungan finansial dari Keepers Of The Deen (KOTD) yang menyisihkan hasil usahanya untuk kegiatan sosial," ujar Berry. KOTD adalah label produk apparel yang khas bertema syi'ar Islam.

Mobile-masjid itulah yang ia datangkan di event SOG. Grand Max diparkir, karpet digelar, instalasi wudhu dipasang. "Awalnya saya ragu terjadi penolakan. Ternyata tidak. Kapasitas karpet yang hanya muat 30 orang masih kurang . Kesediaan air juga terbatas karena torn yang saya bawa ukurannya kecil. Jadi saya bolak-balik isi torn."

Baca Juga: Penyelamat Sang Saka Merah Putih, Ternyata Cucu Rasulullah
Dipenjara Jepang, Pejuang Ini Khatamkan Al Quran dan Hadits

Dipenjara Jepang, Pejuang Ini Khatamkan Al Quran dan Hadits

Pengalaman di event SOG tadi membuat Berry berniat mengembangkan mobile-masjid jadi mobile-kajian sekaligus perpustakaan berjalan. Mereka lagi nabung buat membeli in-focus, dan kitab-kitab bacaan selagi nunggu waktu shalat. "Teman-teman yang ga tertampung di kajian Ustadz Hanan Attaki, nanti tinggal datang ke lapang bola. Nobar putar ulang rekamannya."

So, barangsiapa punya event yang kepingin ada fasilitas shalat, hubungi aja Berry.gratis kok. "Karena masjid itu kan milik Allah, begitupun kiranya mobile-masjid ini. Saya hanya merbot," ujar Berry, si mantan baragajul yang sudah hijrah sejak enam tahun lalu itu.

 

Berita Terkait

Berbohong Demi Menjaga Nama Baik Penerima Sedekah Berbohong Demi Menjaga Nama Baik Penerima Sedekah
Selama Ramadan, Masjid di Arab Hemat Air Wudhu Hingga 50 Persen Selama Ramadan, Masjid di Arab Hemat Air Wudhu Hingga 50 Persen
Malaysia Terus Berupaya Kirim Bantuan Untuk Muslim Rohingya Malaysia Terus Berupaya Kirim Bantuan Untuk Muslim Rohingya

#Masjid #ibadah #Bantuan Sosial #Sedekah #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar