Keren! Festival Dalang Wayang Kulit Raih Rekor Muri

Dalang wayang kulit Teguh Surono tampil saat lomba wayang kulit di bundaran tugu Adipura Bandar Lampung, Lampung, Jumat (18/8). Perlombaan ini dalam rangka memeriahkan HUT ke-72 RI.( Foto/antara/Ardiansyah)

Arah -Festival dalang wayang kulit se-Provinsi Lampung berhasi meraih penghargaan Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) dengan kategori jumlah peserta terbanyak yakni 150 orang.

"Saya sangat bangga dengan pemimpin Kota Bandarlampung, masih menyelenggarakan perlombaan kesenian tradisional yang di kota besar sudah jarang sekali," kata Senior Manager MURI Yusuf Ngadri di Bandarlampung, Kamis malam.

Dia mengatakan, lomba ini diikuti oleh 150 peserta dan ini jumlah yang banyak sehingga berhak mendapatkan penghargaan rekor MURI terlebih diadakan selama satu minggu terhitung, 18-24 Agustus 2017.

Ia melanjutkan, peserta terbanyak 150 orang terdiri dari 147 laki-laki dan tiga perempuan, rekor ini pun tercatat dengan nomor 8063/r.muri.viii/17 kategori peserta dalang terbanyak.

Menurutnya, bahwa sangat bangga dan hormat atas inisiasi digelarnya festival dalang ini, apalagi diera moderenisasi seperti sekarang. "Bandarlampung begitu berkembang berani menyelenggarakannya," kata dia.

Baca Juga: Lihat Pawai Budaya Surabaya, Menteri ESDM: Ini Seperti di Amerika
Potensi Kuliner Tradisional Daya Tarik Pariwisata Solo

Rekor ini pun diserahkan kepada Wali Kota Bandarlampung Herman HN yang juga selaku pembina Padepokan Puja Kesuma selaku penyelenggara.

Sementara itu, Wali Kota Bandarlampung Herman HN mengatakan bahwa tidak menyangka antusias masyarakat yang tinggi dengan adanya festvial ini terbukti dengan jumlah peserta yang mencapai 150 orang.

"Kepada peserta dalang yang sudah dengan cermat mengikuti dan panitia yang sudah berusaha menyelenggarakan kegiatan ini selama tujuh hari saya sangat bangga dan terima kasih," kata dia.

Ia mengatakan, perhelatan seni wayang kulit ini sebagai upaya mempertahankam budaya bangsa, dan juga kegiatan ini akan diselenggarakan di kabupaten lain.

Dia menegaskan, kegiatan ini terselenggara tanpa menggunakan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Bandarlampung, tapi dari dana pribadinya.

"Saya tekankan ini sama sekali tidak menggunakan APBD, ini merupakan bentuk kepedulian saya terhadap perkembangan dan kemajuan wayang kulit di Provinsi Lampung," kata dia kepada Antara

Kemudian, Ketua Umum Padepokan Puja Kesuma Nuryono mengatakan, akan terus berupaya mengembangkan dan memajukan seni budaya yang menasional ini.

"Kami bersama kawan-kawan akan terus berupaya mempertahankan seni budaya ini," kata dia.

Video Trending Pilihan Redaksi

Berita Terkait

Ban Pesawat Wings Air Meledak, Begini Kondisi Penumpang Ban Pesawat Wings Air Meledak, Begini Kondisi Penumpang
Siap Lawan 'Palu Arit' di Indonesia, Rizieq: Ini Perjuangan Saya! Siap Lawan 'Palu Arit' di Indonesia, Rizieq: Ini Perjuangan Saya!
Penambahan Anggota DPR Diyakini Tak Akan Bebani Negara Penambahan Anggota DPR Diyakini Tak Akan Bebani Negara

#Rekor Muri #Lampung #Wayang Kulit #Dalang #festival #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar