Ini Anggapan yang Salah Tentang Lailatul Qodar

Ilustrasi kegiatan pesantren kilat (Shutterstock)

Arah - Lailatul Qodar adalah salah satu malam yang paling dinanti di bulan Ramadhan. Namun ada sebagian anggapan jika Lailatul Qodar hanya terjadi di masa Rasulullah.

Perlu iketahui, anggapan itu tidak benar.  Diriwayatkan bahwa Abu Hurairah Radhiyallahu Anhu pernah membantah anggapan semacam itu. 

“Dari Sholih Maula Muawiyah beliau berkata: Aku berkata kepada Abu Hurairah: Mereka menganggap bahwa Lailatul Qodar sudah diangkat. Abu Hurairah menyatakan: Telah berdusta orang yang mengatakan demikian. Aku (Sholih) berkata: Apakah itu ada bisa kutemui pada tiap Ramadhan? Abu Hurairah menjawab: Ya .”(H.R Abdurrozzaq)

Kapan Terjadinya Lailatul Qodar?

Nabi Muhamad SAWmenyuruh kita untuk mencari Lailatul Qodar pada sepuluh hari terakhir di bulan Ramadhan. Terlebih pada malam ganjil. Ditekankan lagi pada malam ke27 dan 29.

Pada tiap tahun Lailatul Qodr berpindah dalam kisaran 10 hari terakhir Ramadhan itu (Fatwa Syaikh Bin Baz). Kadangkala pada 21, kadang 23, dan seterusnya.

Bisa juga pada malam genap. Hal terbaik yang bisa dilakukan adalah tidak melewatkan salat Maghrib, Isya’ dan Subuh  berjamaah, melakukan salat malam (tarawih dan witir) berjamaah, memperbanyak ibadah: baca Alquran, doa, dzikir di 10 malam terakhir di bulan Ramadhan, sebagaimana yang dilakukan Nabi. 

“Carilah Lailatul Qodar pada 10 malam terakhir di bulan Ramadhan.” (H.R alBukhari dan Muslim) 

“Maka carilah ia (lailatul Qodr) di 10 malam terakhir pada setiap (malam) ganjil.”(H.R alBukhari dan Muslim)

Berita Terkait

Resep Ramadan: Asinan Betawi Resep Ramadan: Asinan Betawi
Mana Lebih Dahulu, Mandi Junub atau Makan  Sahur? Mana Lebih Dahulu, Mandi Junub atau Makan Sahur?
Wajib Baca, Agar Ibu Hamil Tetap Sehat Meski Berpuasa Wajib Baca, Agar Ibu Hamil Tetap Sehat Meski Berpuasa

#Bulan Puasa #rasulullah saw #Tausiyah #Ramadhan 1438 H #Ramadhan 2017

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar