Ekspedisi 2 Generasi Siap Taklukkan Gunung Tertinggi Eropa

Tim dari Kwarnas Pramuka dan Vanaprasta menyiapkan ekspedisi pendakian Mont Blanck di Swiss dengan dukungan PT Bank BRI (Persero).

Arah -  Gerakan Pramuka melalui Kwarnas dan Vanaprasta, menyiapkan ekspedisi pendakian gunung tertinggi di Eropa, yaitu Mont Blanc, Swiss. Ekspedisi yang didukung PT Bank BRI (Persero) ini akan dijalankan oleh tim yang terdiri dari dua generasi.

Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka, Adhyaksa Dault menyampaikan, pendakian Mont Blanc untuk semakin menghidupkan kebanggaan sebagai orang Indonesia, juga dalam rangka Promosi Indonesia pada Puncak-puncak Dunia (PIP3D).

“PIP3D adalah aksi menancapkan Bendera Merah Putih di gunung-gunung tertinggi dunia, termasuk Mont Blanc, sekaligus juga untuk mempromosikan pariwisata Indonesia dan identitas-identitas Indonesia lainnya seperti Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, Dasa Darma Pramuka” ungkapnya dalam keterangan pers yang disampaikan Sabtu (2/9) di Jakarta.

Adhyaksa menambahkan, pendakian ke Mont Blanc dilakukan dengan persiapan matang. Seluruh anggota tim yang berjumlah 18 orang telah melakukan berbagai latihan fisik 2 maupun mental. Tidak semua bisa ikut, karena ini menyangkut keselamatan bahkan nyawa, kita juga mempertaruhkan nama Indonesia.

Baca Juga: Bikin Bangga, Jagoan Ahmad Dhani-Maia Naik Gunung Tertinggi
Ada 'Wall Donation', BRI Siapkan Sumbangan Pendidikan Rp250 Juta
Jokowi Minta Pramuka Tak Hanya Diajarkan Tali-Temali

“Tidak ada yang instan dalam pendakian, meskipun pendaki sudah berpengalaman, latihan tak boleh lupa. Kami rutin naik Gunung Gede Pangrango dan latihan fisik untuk meningkatkan level VO2Max. Kami juga mendaki Gunung Fansipan, Vietnam, Gunung Kinabalu, Malaysia sebagai sesi akhir latihan," jelas Mantan Menpora 2004-2009 yang sudah mendaki 60-an gunung ini.

Sementara itu, Corporate Secretary Bank Bank Rakyat Indonesia, Hari Siaga Amijarso mengungkapkan, BRI sebagai pendukung utama memandang ekspedisi ini sebagai kegiatan positif generasi muda Indonesia di tingkat internasional, sehingga diharapkan mampu mengharumkan nama bangsa. Semangat para pendaki dianggap selaras dengan semangat Bank BRI yang selalu ingin menjadi pionir yang berani menghadapi berbagai tantangan, selalu ingin meraih puncak prestasi tertinggi.

Diharapkan, dukungan Bank BRI terhadap pendakian ini dapat memacu generasi muda untuk terus mengharumkan nama bangsa. “Gerakan Pramuka erat kaitannya dengan pendidikan karakter. Oleh karena itu Bank BRI menjalankan fungsi sebagai national capacity building, mendukung kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan oleh Kwranas Gerakan Pramuka,” ungkapnya.

Hari Siaga Amijarso berharap, generasi muda yang ikut Gerakan Pramuka dapat terbentuk kepribadian dan watak yang bertakwa kepada Tuhan, tangguh, disiplin, berbudi luhur, dan berkepribadian sesuai nilai-nilai bangsa.

Gembong Tawang Alun, Ketua Tim Ekspedisi mengungkapkan, selain agenda pendakian dan pengibaran Merah Putih di Mont Blanc, Tim juga akan melakukan riset mengenai pengelolaan gunung-gunung yang menjadi destinasi dunia. “Kami juga akan mengadakan dialog dengan PPI dan beberapa aktivis lingkungan mengenai ekspedisi ini di Kedubes Indonesia di Paris,” ungkapnya.

Gembong menambahkan, ekspedisi ini juga disebut Ekspedisi Dua Generasi. Pasalnya, anggota tim pendaki merupakan gabungan generasi tua dan muda. Yaitu generasi usia 55 tahun ke atas dan generasi usia 30 tahun ke bawah. “Dengan tujuan bagaimana dua generasi ini yang berbeda zaman bekerja sama saling bahu menbahu menancapkan Bendera Merah Putih di puncak-puncak dunia untuk Indonesia. Yang ikut di antaranya ada Mantan Menteri, Pak Anton Apriantono usia 58 tahun. Sementara yang tertua dari generasi pertama Vanaprastha ada Pak Hidayat Hasan usia 61 tahun, dan ada generasi muda usia 25-an,” terangnya.

BERIKUT NAMA-NAMA 18 ANGGOTA TIM EKSPEDISI KE MONT BLANC: 1) Adhyaksa Dault, Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka, 54 Th. 2) Gembong Tawang Alun, Ketua Tim Ekspedisi, 59 Th. 3) Anton Apriyantono, Mantan Menteri Pertanian, 58 th. 4) Hidayat Hassan, 61 Th.5) Ariesto Edwin, 56 th. 6) Tumpak Simanjuntak, 57 Th. 7) Popo Nurakhman, 37 Th. 8) Soewarjono Lempo, 39 Th. 9) Edi Karyudi, 44 Th. 10) Eko Sulistio, 44 Th. 11) M. Syanusi, 29 Th. 12) Karsiman, 33 Th. 13) M. Fairus, 28 Th. 14) Norman, 35 Th. 15) Wiyanto Suharjo, 53 Th.16) Sari Madjid, 55 Th. 17) dr. Adhyrusman, Dokter, 53 Th. 18) Hariqo Wibawa Satria, 35 Th.

Berita Terkait

Pendaki Asal Jerman yang Hilang di Gunung Sibayak Ditemukan Tewas Pendaki Asal Jerman yang Hilang di Gunung Sibayak Ditemukan Tewas
Ingin KUR Berdampak Turunkan Impor, ini Strategi BRI Ingin KUR Berdampak Turunkan Impor, ini Strategi BRI
Soal Tudingan 'Palu Arit', Rizieq Masih Berstatus Saksi Terlapor Soal Tudingan 'Palu Arit', Rizieq Masih Berstatus Saksi Terlapor

#Bank BRI #Pendaki Gunung #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar