Tetapkan Anggota KIP, DPR: Persoalan Sengketa Akan Rampung

Sejumlah anggota Komisi I DPR menyaksikan hasil penghitungan suara pemilihan anggota Komisi Informasi Publik, Kamis (14/9). (Foto: istimewa)

Arah - Komisi I DPR menetepkan tujuh anggota Komisi Informasi Publik (KIP) terpilih yang terdiri dari gabungan unsur pemerintah dan masyarakat. Ketua Komisi I DPR Abdul Kharis Almasyari berharap ketujuh anggota KIP dapat menjalankan tugasnya dalam menyelesaikan tumpukan sengketa terkait keterbukaan informasi.

"Kami berharap calon anggota KIP terpilih bisa menyelesaikan 'PR' sengketa keterbukaan informasi yang banyak," kata Abdul Kharis di Gedung Nusantara II, Jakarta, Kamis (14/9/2017).

Abdul mengatakan jumlah pekerjaan yang harus diselesaikan oleh anggota KIP terpilih mencapai ribuan persoalan sengketa keterbukaan informasi. Atas hal itu, KIP diharapkan segera bersinergis bekerja merampungkan 'pekerjaan rumah' tersebut.

"Komisi I DPR berharap calon anggota KIP kedepan memiliki kualitas yang lebih baik karena perbaikan kinerja institusi diperlukan," kata Abdul dikutip Antara.

Menurut dia, anggota KIP periode 2012-2017 ada ketidak harmonisan di internal sehingga menyebabkan ketidakstabilan kinerja institusi tersebut. Namun, Abdul Kharis menilai anggota KIP ke depan harus mampu membawa KIP menjadi institusi yang lebih profesional, handal, dan independen.

"Salah satu tugas dari calon terpilih ini tugasnya adalah sosialisasikan pada masyarakat mengenai institusi tersebut dengan berbagai cara," katanya.

Diketahui sebelumnya, Komisi I DPR menetapkan tujuh calon anggota Komisi Informasi Publik (KIP) terpilih, setelah dipilih melalui mekanisme pemungutan suara, yang terdiri dari unsur pemerintah dan masyarakat.

Baca Juga: DPR Minta Kemenhub Hentikan Hibah Kapal Perintis
Polisi Dalami Keterlibatan Indra J Piliang Terkait Narkoba

Ketujuh anggota KIP terpilih tersebut diantaranya Arif Adi Kuswardono dari unsur masyarakat dengan memperoleh 54 suara. Hendra alias Hendra J Kede dari unsur masyarakat dengan memperoleh 54 suara. Cecep Suryadi dari unsur masyarakat dengan memperoleh 48 suara.

Gede Narayana dari unsur masyarakat dengan memperoleh 39 suara. Wafa Patria Umma dari unsur masyarakat dengan memperoleh 32 suara. Romanus Ndau dari unsur masyarakat dengan memperoleh 31 suara. Tulus Subardjono dari unsur pemerintah dengan memperoleh 29 suara.

Video Trending Pilihan Redaksi:

Berita Terkait

Penambahan Anggota DPR Diyakini Tak Akan Bebani Negara Penambahan Anggota DPR Diyakini Tak Akan Bebani Negara
Lecehkan Bendera Negara, FPI Harus Rasakan Proses Hukum Lecehkan Bendera Negara, FPI Harus Rasakan Proses Hukum
DPR RI Singgung Pemberitaan Media Bersifat Partisan DPR RI Singgung Pemberitaan Media Bersifat Partisan

#Anggota DPR RI #DPR RI #Jakarta #Komisi I DPR RI #DPR

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar