Pansus Hak Angket KPK di Perpanjang, PKS: Bisa Bikin Gaduh Rakyat

Ilustrasi. Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid (Dok.MPR RI)

Arah - Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid menilai usulan perpanjangan masa kerja Panitia Khusus Hak Angket DPR terkait Tugas dan Kewenangan KPK akan membuat gaduh di masyarakat. Politisi PKS itu beranggapan jika keputusan terbaik DPR menggunakan sisa waktu untuk memaksimalkan kinerja Pansus.

"Kalau diperpanjang masa kerja Pansus nanti bisa menimbulkan kehebohan baru, bisa menimbulkan tanda tanya Pansus maunya apa kok minta diperpanjang," kata Hidayat di Gedung Nusantara III, Jakarta, Jumat (15/9/2017).

Hidayat melanjutkan, seharusnya Pansus Angket menyelesaikan tugasnya di waktu yang telah ditetapkan sebagai bentuk keseriusan melaksanakan misi yang dinilai sangat besar. Dikutip Antara, menurut dia kalau Pansus tahu bahwa memiliki misi besar yang diembannya maka seharusnya memahami bahwa dalam menyelesaikan tugas tersebut ada batasan waktunya.

"Seharusnya diselesaikan di masa ini tanpa perlu diperpanjang lagi," ujarnya.

Hidayat menyarankan agar Pansus Hak Angket memaksimalkan waktu yang ada untuk menyelesaikan tugasnya kemudian melapor ke DPR terkait hasil kerja yang diperolehnya selama 60 hari kerja.

Baca Juga: KPK akan Periksa Enam Orang Terkait Tersangka Setya Novanto
DPR Dukung Pemerintah Sediakan Tempat Untuk Pengungsi Rohingya

Seperti diketahui sebelumnya, Pimpinan Panitia Khusus Angket DPR terkait Tugas dan Kewenangan KPK mengusulkan perpanjangan masa kerja Pansus karena belum bisa mengambil kesimpulan akhir apabila belum bertemu pimpinan KPK, kata Wakil Ketua Pansus Taufiqulhadi.

"Kami pimpinan kemungkinan akan meminta seluruh anggota untuk bersedia diperpanjang masa kerja pansus," kata Taufiqulhadi.

Dia mengatakan Pansus Angket belum bisa bertemu Pimpinan KPK dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP), padahal itu merupakan hal penting sebelum Pansus mengambil kesimpulan akhir. Dia menilai pertemuan itu penting sebelum Pansus mengambil kesimpulan, untuk mengkonfirmasi temuan-temuan selama hampir 60 hari bekerja.

"Karena kesimpulan sepihak itu menurut saya tidak adil, untuk kami tidak adil, maka itu perlu dikonfirmasikan," ujarnya.

Menurut politisi Partai Nasdem itu, apabila temuan-temuan Pansus telah terkonfirmasikan maka pihaknya bisa mengambil kesimpulan yang akan dibawa dalam Rapat Paripurna setelah tanggal 28 September. 

Video Trending Pilihan Redaksi:

Berita Terkait

Tahun Depan Tak Dapat Anggaran, Polisi Tunggu Hitam di Atas Putih Tahun Depan Tak Dapat Anggaran, Polisi Tunggu Hitam di Atas Putih
Ahok Belum Dinonaktifkan, PKS: Kita Perlu Mengingatkan Presiden Ahok Belum Dinonaktifkan, PKS: Kita Perlu Mengingatkan Presiden
Stabilitas Negara Terganggu, PKS: Apa Benar karena Fatwa MUI? Stabilitas Negara Terganggu, PKS: Apa Benar karena Fatwa MUI?

#DPR RI #Pansus Asap DPR #pansus KPK #Partai Keadilan Sejahtera #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar