Tanpa Kartu, Transaksi Uang Elektronik di China Gunakan Wajah

Gerai KFC di Guangzhou menerapkan sistem pembayaran uang elektronik dengan deteksi wajah. (Foto: mp.weixin.qq.com)

Arah -  Raksasa e-commerce China, Alibaba baru-baru ini meluncurkan teknologi pembayaran wajah pertama di dunia di restoran KFC di Hangzhou. Hal ini menandakan bahwa China telah memimpin penggunaan teknologi secara komersial.

Dibutuhkan sekitar 10 detik bagi pelanggan untuk membayar tagihan mereka menggunakan layanan pengenalan wajah. Dengan begitu, sistem ini telah meningkatkan efisiensi pembayaran.

CNBC, Reuters, Yahoo News, dan media Barat lainnya memuji China karena telah memimpin dan menerapkan teknologi deteksi wajah ini secara komersial.

Data menunjukkan bahwa kapitalisasi pasar industri pengenalan wajah di China, pada 2016 mencapai lebih dari 153,3 juta dolar AS pada tahun. Angka ini diperkirakan naik lebih dari empat kali lipat pada 2021.

Baca Juga: Awas! Ini Modus Kejahatan yang Mengincar Uang Elektronik
39 Ribu Unit Mercedes Ditarik di China, ini Sebabnya
Asyik, Sistem Pinjaman Bisa Lewat Fintech

Namun, banyak faktor dari jumlah cahaya dan sudut yang berbeda mempengaruhi keakuratan teknologi. "Sehingga teknik deteksi wajah tidak bisa menjadi satu-satunya cara untuk otentikasi pengguna saat ini," kata Liu Yunhuai, seorang ahli di Institut Riset Kementerian China.

Selain itu, masa depan layanan pembayaran ini juga masih tergantung pada sistem keamanan transaksi. Akibatnya, aspek keamanan transaksi masih membatasi kenyamanannya.

Terlepas dari berbagai kesulitan dalam mempromosikan layanan ini, Liu mengatakan bahwa cara pembayaran ini masih memiliki masa depan yang cerah, karena didasarkan pada data informasi wajah pengguna dan penerapan kecerdasan buatan.

Berita Terkait

Justin Bieber Dilarang di China, Kenapa? Justin Bieber Dilarang di China, Kenapa?
Melalui Perdagangan Bebas, China Ingin Bangun Ekonomi Asia Timur Melalui Perdagangan Bebas, China Ingin Bangun Ekonomi Asia Timur
Xi Jinping: Tidak Ada Toleransi Bagi yang Menantang China Xi Jinping: Tidak Ada Toleransi Bagi yang Menantang China

#Transaksi online #uang elektronik #china #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar