Terkait Pembelian 500 Senjata, Jokowi: Sudah Dijelaskan Semua

Presiden Joko Widodo (tengah) didampingi Menkopolhukam Wiranto (kiri), dan Mensesneg Pratikno memberi keterangan pers di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (3/9). Presiden Joko Widodo meminta krisis kemanusiaan yang terjadi terhadap etnis Rohingya di Myanmar dihentikan dan pemerintah Indonesia berkomitmen memberi bantuan kemanusiaan di Rakhine State. (foto/antara//Rosa Panggabean)

Arah - Presiden Joko Widodo mengatakan sudah mendapatkan penjelasan terkait pengadaan senjata laras pendek dari Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo. Namun, Jokowi tak menjelaskan secara rinci keterangan Panglima soal senjata tersebut.

"Sudah bertemu tadi malam setelah pulang dari Bali, Panglima sudah bertemu dengan saya di Halim dan sudah dijelaskan. Ya, tidak semua bisa saya sampaikan," kata Presiden Joko Widodo usai membuka dan meninjau Pameran Kriyanusa Dekranas 2017 di Jakarta Convention Center (JCC), Rabu (27/9).

Sementara itu, Jokowi menegaskan bahwa permasalahan pengadaan 500 pucuk senjata laras pendek oleh Badan Intelijen Negara (BIN) juga di sampaikan oleh Menteri Koordinator Bidag Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto.

"Saya kira penjelasan dari Menko Polhukam sudah jelas. Saya kira tidak usah saya ulang lagi," kata Jokowi dikutip Antara.

Seperti diketahui sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Wiranto menyataka pengadaan 500 pucuk senjata oleh Badan Intelijen Negara (BIN) akan digunakan untuk pendidika intelijen. Wiranto juga mengatakan ratusan senjata laras pendek tersebut tidak diimpor dari luar negeri, melainkan dipesan dari PT Pindad.

Baca Juga: Dalam 4 Tahun, Harta Bupati Kukar Melonjak Jadi Ratusan Miliar
DPR Sarankan Indonesia Ratifikasi UU dengan PNG

Wiranto juga membantah terkait pernyataanPanglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo yang menyatakan adanya pembelian 500 senjata secara impor dan ilegal. Menurutnya, perbedaan informasi yang berkembag di media hanya masalah komunikasi diantara institusi yang terlibat.

"Saya sudah panggil Panglima TNI dan Polri, ini hanya masalah komuikasi yang tidak tuntas terkait pembelian senjata itu," pungkasya.

Video Trending Pilihan Redaksi:

----

Berita Terkait

Soal Pembebasan Diri Papua Barat, Panglima TNI Anggap Angin Lalu Soal Pembebasan Diri Papua Barat, Panglima TNI Anggap Angin Lalu
Panglima TNI Sebut Produksi Pangan Dapat Memperkuat NKRI Panglima TNI Sebut Produksi Pangan Dapat Memperkuat NKRI
Putar Film G30S/ PKI, Panglima: Biarin Saja Ada Polemik Putar Film G30S/ PKI, Panglima: Biarin Saja Ada Polemik

#presiden joko widodo #Panglima TNI #Wiranto #Gatot Nurmantyo #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar