Hakim MA: Sistem Peradilan Kita Tidak Segawat yang Diberitakan

Hakim Mahkamah Agung (MA), Salman Luthan. (arah.com/Wildan)

Arah - Salah satu Hakim Mahkamah Agung (MA), Salman Luthan mengatakan, bahwa saat ini keadaan peradilan di Indonesia tidak segawat yang diberitakan.

Dia menjelaskan, bahwa memang dunia peradilan tengah dirundung masalah. Namun, itu tak sebesar yang diberitakan media.

"Keadaannya enggak segawat yang terlihat kok," ujar Salman, ketika menghadiri Diskusi Publik yang diselenggarakan MND Initiative, Rabu(25/5/2016).

Namun, Bavitri Susanti selaku pengamat hukum STIH Jentera Jakarta membantah pernyataan Salman. Menurutnya, saat ini Indonesia sedang berduka. Banyak sekali masalah yang mencoreng lembaga peradilan di Indonesia.

"Keadaan Indonesia darurat untuk masalah peradilan. Banyak sekali hakim-hakim yang tersandung kasus korupsi. Bahkan, hakim tindak pidana korupsi (tipikor) sendiri tercederai kasus korupsi," ucap Bivitri.

Pernyataan tersebut terkait ditangkapnya sejumlah hakim tipikor atas kasus suap dalam menangani kasus korupsi.

Salah satunya JP, seorang Ketua Pengadilan Negeri Kabupaten Kepahiang, Bengkulu, yang ditangkap operasi tangkap tangan pada hari Senin, 23 Mei 2016 silam. (Wildan)

Berita Terkait

Hakim Tipikor Penerima Suap Tiba di Gedung KPK Hakim Tipikor Penerima Suap Tiba di Gedung KPK
Lima Tersangka Kasus Suap PN Kepahiang Ditahan di Tempat Terpisah Lima Tersangka Kasus Suap PN Kepahiang Ditahan di Tempat Terpisah
KPK Terbangkan Dua Hakim  Bengkulu Penerima Suap ke Jakarta KPK Terbangkan Dua Hakim Bengkulu Penerima Suap ke Jakarta

#Mahkamah Agung #Suap Hakim #Hakim Pengadilan Bengkulu #Hakim

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar