DPR Akan Panggil Panglima TNI Terkait Impor Senjata Api

Menko Polhukam Wiranto (tengah) bersama Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo (kiri) dan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian (kanan) melakukan salam komando seusai menghadiri upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta, Minggu (1/10). (Foto: Antara/Rosa Panggabean)

Arah - Komisi I DPR RI berencana memanggil Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) Jenderal Gatot Nurmantyo untuk mengklarifikasi pernyataannya terkait impor senjata ilegal, dan ratusan senjata yang ditahan Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI. Ketua Komisi I DPR Abdul Kharis Almasyari mengatakan rapat dengan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo akan dilakukan setelah kegiatan hari ulang tahun TNI.

"Rencananya Selasa (3/10) kami akan rapat dengan Menteri Pertahanan dan Panglima TNI, namun batal karena beliau melakukan gladi bersih untuk Hari Ulang Tahun TNI 5 Oktober sehingga akan dijadwal ulang," kata Ketua Komisi I DPR Abdul Kharis Almasyari di Gedung Nusantara I, Jakarta, Senin (2/10).

Abdul Kharis mengatakan pemanggilan Panglima TNI untuk dimintai keterangan merupakan hal penting karena perlu diklarifikasi apa yang diungkapkannya dan tindakan BAIS TNI. Menurut dia, pembelian senjata untuk kepentingan militer harus ijin pihak militer atau dalam hal ini adalah Menteri Pertahanan (Menhan), namun dirinya belum bisa memastikan apakah BAIS memiliki kewenangan untuk mengcek spesifikasi senjata yang masuk ke Indonesia.

"Saya belum tahu apakah BAIS memiliki kewenangan untuk mengecek spesifikasi senjata, saya belum baca UU yang mengaturnya secara rinci," katanya.

Baca Juga: DPR Minta Pemerintah Segera Selesaikan Polemik Impor Senjata
DPR Harapkan Kerjasama RI-Hungaria di 2 Bidang ini Meningkat

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu menjelaskan bahwa rapat dengan Panglima dan Menhan pada mulanya membahas mengenai anggaran Kementerian Pertahanan/TNI bersama Menteri Keuangan dan Kepala Bappenas. Namun, ia menambahkan, karena ada masalah penting, seperti senjata api, maka setengah waktunya akan membahas terkait hal itu.

Video Trending Pilihan Redaksi:

Berita Terkait

Panglima TNI Benarkan Ada 'Ulama' yang Ingin Ubah Pancasila Panglima TNI Benarkan Ada 'Ulama' yang Ingin Ubah Pancasila
Panglima TNI Minta Maaf Terkait Insiden TNI Pukul Polisi Panglima TNI Minta Maaf Terkait Insiden TNI Pukul Polisi
DPR Setujui Laporan Pansus Angket KPK DPR Setujui Laporan Pansus Angket KPK

#Gatot Nurmantyo #ilegal #Jakarta #Kepemilikan Senjata Api #Panglima TNI #Pansus DPR #DPR

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar