Aparat Ragukan Klaim ISIS Atas Penembakan Brutal di Las Vegas

Pelaku penembakan brutal di Las Vegas, Stephen Craig Paddock. (Foto: twitter.com)

Arah -  Pejabat Amerika Serikat meragukan klaim ISIS yang mengaku bertanggung jawab atas teror penembakan membabi-buta di Las Vegas, Minggu (1/10) waktu setempat. Akibat peristiwa itu, 58 orang tewas dan ratusan lainnya cedera.

Melalui saluran berita resmi ISIS, Amaq, kelompok teroris ini mengakui tersangka teror di konser musik Country di Las Vegas, Stephen Craig Paddock, 64 tahun, telah menjadi mualaf beberapa bulan lalu.

Namun otoritas keamanan Amerika Serikar belum menemukan bukti yang menghubungkan pria yang menembakkan 300 peluru dari kamar hotel di lantai 32 hotel Mandalay Bay dengan kelompok teroris yang terorganisir. Polisi mengatakan Paddock yang berasal dari Mesquite, Nevada, bunuh diri setelah penembakan tersebut.

Sebuah analisis terhadap akun media sosial milik Paddock, menggambarkannya sebagai warga kulit putih pendukung fanatik partai Demokrat dan pembenci Presiden Donald Trump.

Paddock diduga bunuh diri saat petugas kepolisian menemukan tempat persembunyiannya. Hal ini sangat berbeda dengan mayoritas aksi penyerangan yang didalangi ISIS. Sebagian besar penyerang dari kelompok ISIS akan memilih mati diserang dalam penyergapan pihak keamanan.

Baca Juga: Menara Eiffel Padamkan lampu Untuk Korban Serangan Las Vegas
Teror Penembakan di Las Vegas, Korban Tewas Capai 50 Jiwa

Agen khusus dari FBI Aaron Rouse menyatakan sejauh ini tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa Paddock memiliki keterkaitan dengan organisasi teroris internasional manapun. Wakil Kepala International Centre for The Study of Radicalisation and Political Violence (ICSR) Shiraz Maher juga menerangkan bahwa pernyataan tersebut memang autentik namun masih terlalu dini untuk memastikan keterlibatan ISIS.

Berita Terkait

Teror Penembakan di Las Vegas, Korban Tewas Capai 50 Jiwa Teror Penembakan di Las Vegas, Korban Tewas Capai 50 Jiwa
AS Yakinkan Irak Untuk Perangi ISIS AS Yakinkan Irak Untuk Perangi ISIS
Gejolak Kebijakan Trump Khawatirkan Pemerintah RI Gejolak Kebijakan Trump Khawatirkan Pemerintah RI

#teror #Penembakan #Amerika Serikat #ISIS #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar