Menkominfo Minta Media Online Diverifikasi

Menteri Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Rudiantara (Foto:Dok.Arah.com)

Arah -  Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara, mengusulkan adanya verifikasi terhadap media pers daring untuk mengurangi penyebaran berita bohong dan negatif.

"Seharusnya media diverifikasi," kata Rudi di seminar bertajuk Bahaya Hoax Melalui Media Sosial Sebagai Ancaman Disintegrasi Bangsa, di Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian, Jakarta, Selasa.

Baca Juga: Pusing Tak Kunjung Reda, Waspada Tumor Otak
Penjelasan Dokter Tentang Mata Kedutan



Ia mengatakan bahwa kebebasan pers di Indonesia dijamin undang-undang. Namun pihaknya menegaskan akan memblokir media yang menulis konten hoaks yang memicu konflik.

"Saya diberi pesan mantan ketua Dewan Pers yang juga mantan ketua MA. Saya tanya, prof, ini bagaimana? Rudi, lihat saja kalau media online tidak jelas alamatnya, tidak jelas penanggungjawabnya dan tidak ada redaksinya kamu blok saja. Karena itu sesuai dengan UU," katanya dikutip antara.

Sementara, sepanjang 2016 hingga 2017, tercatat ada lebih dari 700.000 situs penyebar hoaks yang diblokir Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Berita Terkait

Pemerintah Indonesia Buka Blokir Telegram Minggu Ini Pemerintah Indonesia Buka Blokir Telegram Minggu Ini
Kominfo Bikin Aplikasi Info Mudik Lebaran Kominfo Bikin Aplikasi Info Mudik Lebaran
Pasca Diblokir, CEO Telegram Temui Menkominfo Pasca Diblokir, CEO Telegram Temui Menkominfo

#Kemenkominfo #Rudiantara #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar