Kominfo akan Blokir Whatsapp Jika...

Logo WhatsApp Messenger. (Wikimedia.org)

Arah -  Kementerian Komunikasi dan Informatika menyatakan akan mempertimbangkan memblokir layanan berbagi pesan WhatsApp jika tidak menurunkan konten asusila dari pihak ketiga yang dapat diakses melalui aplikasi tersebut.

"WhatsApp tidak boleh lepas tangan karena ini ada di platformnya, harus menegur. Kalau tidak, kami terpaksa men-Telegram-kan," kata Direktur Jenderal Aplikasi dan Informatika, Semuel Abrijani Pangerapan, dalam jumpa pers di Jakarta.
"Blokir kalau tidak ada tindakan serius," tambah Semuel.
Kemenkominfo menyatakan sudah berkomunikasi dengan Facebook, selaku pemilik platform berbagi pesan tersebut, sejak mendapat laporan dari masyarakat pada Minggu (5/11).
Kementerian sejak Minggu malam sudah tiga kali mengirimkan surat peringatan pada Facebook terkait temuan konten pornografi tersebut, terakhir mereka mengirimkan peringatan pada Senin pagi.
"2 x 24 jam setelah peringatan terakhir, mereka harus respons," kata dia dikutip antara.
WhatsApp, melalui pernyataan terpisah, menyatakan mereka menggunakan pihak ketiga untuk menyediakan fitur GIF dalam aplikasi tersebut dan tidak dapat mengontrol langsung.
Menanggapi hal tersebut, Semuel menyatakan mereka sudah memblokir penyedia GIF tersebut, Tenor, namun, meminta WhatsApp aktif mengatasi kasus ini.
"Memang (enkripsi) end-to-end, WhatsApp tidak bisa pantau. Tapi, ini layanan yang terkoneksi dengan sistem WhatsApp, jadi, mereka harus lakukan 

Berita Terkait

Timses Anies-Sandi Tuding Hasil Survei Tak Bertanggung Jawab Timses Anies-Sandi Tuding Hasil Survei Tak Bertanggung Jawab
Survei Poltracking: Ahok Tetap Sandang Predikat Cagub Ter... Survei Poltracking: Ahok Tetap Sandang Predikat Cagub Ter...
Canggih! Siri Kini Bisa Bacakan Pesan WhatsApp Canggih! Siri Kini Bisa Bacakan Pesan WhatsApp

#WhatsApp #Kemenkominfo #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar