Ini yang Dibahas Nadiem Makarim dengan Sri Mulyani

CEO Gojek Nadiem Makarim menjadi pembicara pada sesi pertama Business Summit Business Summit dalam rangkaian KTT IORA ke-20 tahun 2017 di di Jakarta Convention Center, Jakarta, Senin (6/3). Diskusi itu mengangkat tema "Boosting Trade and Investment through Empowering and Globalizing Small and Medium Enterprises in the Indian Ocean Region". (ANTARA FOTO: Wahyu Putro A)

Arah -  CEO Gojek Indonesia Nadiem Makarim bertemu dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati untuk membahas perkembangan industri teknologi finansial (fintech) di Indonesia.

"Bicara soal kedepannya fintech Indonesia," kata Nadiem setelah bertemu Menteri Keuangan di Gedung Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa.

Dalam pertemuan tersebut, Nadiem menjelaskan Menteri Keuangan ingin mengetahui seluk beluk industri teknologi informasi secara makro serta revolusi digital yang saat ini berkembang dengan pesat.

"Revolusi digital seperti apa, revolusi fintech seperti apa dan bagaimana perilaku konsumen di negara-negara lain. Itu menjadi diskusi kedepan," ujarnya.

Selain itu, diskusi tersebut juga membahas mengenai kemungkinan teknologi finansial yang bisa menyasar layanan inklusi keuangan dan masyarakat yang selama ini belum terdampak akses perbankan.

Baca Juga: Presiden Jokowi: Hindari ganja dan sabu-sabu
Ini Lima Negara dengan Investasi Terbesar di Indonesia




"Revolusi digital tidak hanya di fintech tapi juga semua macam area dan terjadi secara vertikal. Bayangkan kalau semua orang punya akses ke inklusi finansial, maka dia bisa meningkatkan taraf kehidupan," ujarnya.

Sementara itu, Direktur Transformasi Teknologi Komunikasi dan Informasi Direktorat Jenderal Pajak Iwan Guniardi mengatakan pertemuan itu juga membahas keinginan Gojek untuk menjadi agen pajak.

Menurut Iwan, Gojek diharapkan bisa menjadi salah satu perusahaan penyedia layanan perpajakan digital (Application Service Provider/ASP) untuk membantu optimalisasi penerimaan pajak.

Dengan pemberian izin ASP kepada Gojek maka perusahaan transportasi dan penyediaan jasa berbasis daring ini bisa melayani pembuatan Nomor Pokok Wajib Pajak dan pembayaran SPT Tahunan.

"Nanti ke depan juga SPT, semua. Ya namanya agen pajak, itu bisa pembayaran dan segala macam. Coba kita lihat saja nanti aturannya. Dari sisi teknologi tidak ada masalah," ujar Iwan. 

Berita Terkait

GO-JEK dan Blue Bird Kolaborasi Luncurkan GO-BlueBird GO-JEK dan Blue Bird Kolaborasi Luncurkan GO-BlueBird
Ada Misteri di Lift Blok M Square, Polisi Selidiki Ada Misteri di Lift Blok M Square, Polisi Selidiki
Soal Dana Kampanye, Timses Paslon Pilgub DKI Saling Sindir Soal Dana Kampanye, Timses Paslon Pilgub DKI Saling Sindir

#GoJek #Kemenkeu #Sri Mulyani #Nadiem Makarim #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar