Waspada, Gunung Agung Potensi Alami Erupsi Susulan

Siluet Gunung Agung di pulau Bali terlihat dari pinggiran pantai Ampenan, Mataram, NTB, Kamis (21/9/2017). (ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi)

Arah -  Gunung Agung berpotensi mengalami erupsi susulan karena tremor masih terus terjadi dan terekam seismograf hingga saat ini, kata Kepala Sub Bidang Mitigasi Pemantauan Gunungapi Wilayah Timur pada Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Devy Kamil Syahbana, Kamis seperti yang dilansir dari Antara News.

"Hingga saat ini aktivitas erupsi Gunung Agung masih berlangsung. Walaupun sinyal tremor ini tinggi, namun saat kondisi rendah emisi abu tetap terus berlangsung," katanya saat ditemui di Pos Pemantauan Gunung Agung Desa Rendang di Karangsem.

Data-data satelit, menurut dia, menunjukkan pertumbuhan lava di dalam kawah Gunung Agung dan potensi erupsi setelah letusan pembuka mulai Selasa (21/11) terus terjadi dan pada Sabtu (25/11) letusan Gunung Agung bertransisi dari erupsi freatik menjadi erupsi magmatik.

Ia menyatakan belum dapat memperkirakan apakah letusan susulan akan besar.

"Potensi erupsi Gunung Agung masih besar dan kami terus mengikuti perkembangan data seperti apa dan melakukan assesment seperti apa maupun mengestimasi kira-kira seluas apa ancaman bahayanya," katanya.

Berdasarkan penilaian PVMBG, hingga saat ini potensi erupsi masih ada dan zona radius bahaya ditetapkan delapan kilometer dari puncak gunung dengan perluasan sektoral masih 10 kilometer ke arah utara, timur laut, tenggara, selatan, dan barat daya.

Baca Juga: Ini Antisipasi di Bandara Ngurah Rai Jika Gunung Agung Meletus
Aktivitas Menurun, Pengungsi Gunung Agung Mulai Pulang

Getaran 3,1 Skala Richter yang terjadi di kawasan gunung pada Rabu (29/11), menurut dia, mengindikasikan masih adanya suplai magma.

Saat ini, kata Devy, jalur magma sudah terbuka hingga permukaan kawah Gunung Agung sehingga gempa-gempa dengan kekuatan di bawah 10 Skala Richter sudah bisa mengakibatkan erupsi.

PVMBG merekam 32 kali aktivitas vuklanik selama 24 jam pada Rabu (29/11) dan pada hari berikutnya hanya merekam lima kali gempa vulkanik.

"Baru saja terekam tremor menerus yang mengindikasikan masih terjadinya erupsi Gunung Agung dan tremor ini masih berlangsung hingga saat ini, durasinya masih dihitung," katanya.

Berita Terkait

Gunung Agung kembali Alami Tremor Berlanjut Gunung Agung kembali Alami Tremor Berlanjut
Asosiasi 'BPK' se-Asia Kumpul di Bali Pilih Ketua Asosiasi 'BPK' se-Asia Kumpul di Bali Pilih Ketua
Kapal ini Akan Evakuasi Penduduk Bali Jika Gunung Agung Meletus Kapal ini Akan Evakuasi Penduduk Bali Jika Gunung Agung Meletus

#Gunung #Gunung Berapi #Gunung Meletus #Gempa Bumi #abu vulkanik #Batuan Vulkanik #Aktivitas Vulkanik #Gunung Agung #DENPASAR #Bali #Jakarta #Partner

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar