Gubernur Jabar 'Ahmad Heryawan', Angkat Suara Soal Dampak Gempa

Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heriawan di gedung Sate, Bandung, Kamis (9/3/2017). (foto/arah.com/Ratih)

Arah -  Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan (Aher), menyebut kerusakan akibat gempa yang mengguncang pada Jumat malam (15/12) dapat tertangani.

"Sekarang tahap rekonstruksi, Insya Allah tertangani oleh kita," ujarnya di Bandung, Sabtu.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), menurut dia, sedang melakukan mitigasi, mendata bangunan-bangunan yang rusak, serta menenangkan masyarakat yang terdampak bencana.

Bagi masyarakat yang masih mengalami trauma, dikemukakannya, telah ada relawan yang siap membantu memulihkan kondisi mental korban gempa.

"Ya, tentunya yang trauma harus diberi penjelasan bahwa musibah telah lewat," katanya.

Baca Juga: Kondisi Terkini RSUD Banyumas Setelah Diguncang Gempa
BNPB: Tercatat Ada Dua Orang Meninggal Akibat Gempa

Ia menyatakan bahwa gempa dengan skala 6,9 Skala Richter tidak sehebat gempa yang melanda Pangandaran beberapa tahun lalu, dan tidak menimbulkan tsunami.

"Semalam ada potensi tsunami sehingga menyelamatkan diri, kemudian dua jam potensi tsunami berhenti, Alhamdulillah tidak terjadi," katanya.

Masyarakat juga diimbau tetap waspada serta hati-hati dari setiap potensi bencana, dan jika masyarakat memerlukan sesuatu, maka petugas dari BPBD siap membantu, demikian Ahmad Heryawan.

Berita Terkait

Basarnas: Gempa Jabar Berstatus Tsunami Sudah Dicabut Basarnas: Gempa Jabar Berstatus Tsunami Sudah Dicabut
Mengapa Gempa Bumi Bisa Terjadi? Ini Penjelasannya Mengapa Gempa Bumi Bisa Terjadi? Ini Penjelasannya
Gempa 7,3 SR Potensi Tsunami Guncang Jabar, DIY dan Jateng Gempa 7,3 SR Potensi Tsunami Guncang Jabar, DIY dan Jateng

#gempa #Gempa Bumi #Korban Gempa #gempa sukabumi #Gempa Tasikmalaya #Gubernur Aher #Ahmad Heryawan #Gubernur Jabar #gubernur jawa barat #relawan #BPBD #BNPB #BMKG #tsunami #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar