Peneliti: Orang Narsis Cenderung Lebih Rendah Diri

Orang narsis ternyata rendah diri (Historiana)

Arah - Orang-orang narsis mungkin gemar memuji dirinya sendiri, tapi sebuah penelitian terbaru mendapati fakta bahwa prilaku membanggakan diri sendiri kaum narsis itu sebenarnya menyembunyikan perasaan keinferioran (rendah diri) mereka.

Menurut penelitian terbaru, orang-orang narsis memang mengaku kepada para psikolog bahwa mereka membanggakan dirinya. Tapi manakala pengakuan mereka itu diuji detektor kebohongan, kebenaran sejati pun terkuak. Mereka mengakui rendahnya kepercayaan diri mereka.

Narsisme adalah kepuasaan erotis yang berasal dari kekaguman akan atribut fisik atau mental seseorang. Kondisi ini normal pada masa pengembangan kepribadian sewaktu seseorang masih anak-anak.

Dengan kata lain individu-individu narsis sebenarnya tidak mempercayai diri mereka sehebat apa yang mereka gembar-gemborkan.

Kendati narsisme lebih dikenal sebagai gangguan kepribadian narsistik yang esktremnya adalah bentuk gangguan nyata mengenai mencintai diri sendiri, gangguan itu muncul pada derajat berbeda-beda dalam setiap manusia yang secara psikologis sehat.

Orang yang sangat narsis biasanya sangat menyanjung dirinya, namun dari penelitian itu tersimpul keraguan bahwa apakah prilaku mereka itu memang asli atau pura-pura.

Baca Juga: Ternyata Makanan Yang Mengubah Kulit Orang Eropa Menjadi Putih
Survei Membuktikan: Wanita Cenderung Lebih Egois Dibanding Pria

Untuk mengungkap hal tersebut, seorang peneliti bernama Erin Myers menggunakan sedikit tipuan. Mereka merekrut 71 mahasiswi dari the Universitas Southern Mississippi dan meminta mereka mengisi kuisioner yang dirancang untuk menakar kadar kepercayaan diri dan narsisme mereka.

Kemudian, para mahasiswa itu dibawa ke laboratorium Myers di mana mereka menghadapi banyak evaluasi psikologi, lalu mereka diberitahu bahwa mereka dihadapkan pada alat pendeteksi kebohongan sehingga para psikolog bisa mengetahui apakah mereka berbohong atau tidak.

Para mahasiswi itu kemudian diminta untuk sepakat atau tidak sepakat atas pernyataan-pernyataan seperti "Saya memiliki pembawaan positif dalam diri saya."

Hasilnya mengungkapkan kesimpulan menarik.

Bagi wanita dengan skor narsismenya rendah, maka hasil pantauan alat deteksi kebohongan tak berbeda dari tingkat kepercayaan diri yang sebelumnya dilaporkan.

Tapi wanita dengan tingkat narsisme lebih tinggi ternyata lebih mencintai diri mereka ketika mengira mesin pendeteksi kebohongan itu telah dimatikan. Begitu mereka yakin para peneliti tahu bahwa mereka berkata jujur, respons tingkat kepercayaan dirinya seketika menurun.

Berita Terkait

Sains Akui Ada yang Tetap 'Abadi' Setelah Kematian, Apakah Itu? Sains Akui Ada yang Tetap 'Abadi' Setelah Kematian, Apakah Itu?
Benarkah Operasi Plastik Dapat Mengubah Pribadi Seseorang? Benarkah Operasi Plastik Dapat Mengubah Pribadi Seseorang?
Survei Membuktikan: Wanita Cenderung Lebih Egois Dibanding Pria Survei Membuktikan: Wanita Cenderung Lebih Egois Dibanding Pria

#Kepercayaan #Percaya Diri #Sifat Manusia #Fakta Baru #Fakta Rahasia #Penelitian #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar