Rezim Iran Menutup Internet Serta Blokir Instagram & Telegram

Ilustrasi demo iran(Foto:Istimewa)

Arah -  Rezim Syiah Iran memutuskan untuk menutup akses internet, dan memblokir media sosial Telegram dan Instagram. Pemblokiran dilakukan sebagai buntut dari aksi demonstrasi yang terus meluas, hingga berujung kerusuhan.

Dikutip dari Washington Post, Senin (1/1), salah satu alasan pemblokiran tersebut karena belum lama ini sempat tersebar video yang merekam tewasnya dua orang demonstran pada Ahad (31/12) lalu. Karena itu, pemerintah Syiah Iran merasa perlu memutus akses internet agar bisa mengontrol kerusuhan akibat aksi protes dari para demonstran tersebut.

Baca Juga: Penderita Sindrom Waardenburg Ini Memiliki Mata Biru Menyala
Begini Kronologis Penangkapan Jennifer Dunn

Aksi demonstrasi itu juga mendapat kecaman dari Menteri Dalam Negeri Syiah Iran Abdolrahman Rahmani Fazli. Dia memperingatkan para demonstran agar tidak merusak properti publik dalam meluncurkan aksi protesnya. “Mereka yang merusak properti publik dan menciptakan kekacauan bertanggung jawab di hadapan hukum dan harus membayar harganya,” kata Abdolrahman.

Media media massa memberitakan bahwa pemblokiran dan pemutusan akses internet oleh pemerintah Iran dinilai sebagai upaya untuk membatasi pengetahuan para demonstran, terkait kerusuhan atau informasi lain. Otoritas Iran menduga kuat, media sosial menjadi salahsatu pemicu demonstrasi tersebut.

Berita Terkait

Patrialis Akbar Kena OTT KPK, Komisi III DPR Angkat Bicara Patrialis Akbar Kena OTT KPK, Komisi III DPR Angkat Bicara
Tak Semua WNI Harus Deposit Rp25 Juta saat Bikin Paspor Tak Semua WNI Harus Deposit Rp25 Juta saat Bikin Paspor
Iran Klaim Miliki Koleksi Buku Terlengkap di Dunia Iran Klaim Miliki Koleksi Buku Terlengkap di Dunia

#iran #Warga Syiah #Telegram diblokir #Instagram #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar