Bahaya! ini Efek Buruknya Kamu Meniup Makanan yang Masih Panas

Ilustrasi : perempuan melakukan 5 hal ini setelah makan yang menyebabkan cedera

Arah - Seringnya kita menyantap makanan dalam kondisi “fresh from the oven” atau dalam kondisi panas atau baru matang, memang makanan yang dalam kondisi panas dan baru matang sangat mengugah selera untuk dinikmati, atau sering juga kita suka menikmati minuman hangat seperti kopi atau teh.

Nah, dalam menikmati makanan atau minuman panas kita sering meniup makanan atau minuman tersebut untuk mengurangi rasa panasnya agar nyaman saat kita konsumsi. Namun taukah kamu, kalau kebiasaan tersebut sebenarnya tidak baik dan tidak dianjurkan.
Ada beberapa alasan yang jika ditinjau dari sisi ilmiah menjelaskan bahwa meniup makanan dan minuman panas tidaklah baik, terutama bagi kesehatan badan :

1. Asam Karbonat

Asam karbonat atau H2C03 adalah senyawa kimia yang sebenarnya sudah ada didalam tubuh kita dimana berfungsi untuk mengatur kadar keasaman darah. Pada normalnya darah memiliki batasan kadar keasaman atau Ph yakni 7,35 sampai 7,45. Jika kadar keasaman ini lebih tinggi dari ph normal maka tubuh dapat berada dalam kondisi asidosis. Kondisi asidosis sendiri cukup berbahaya bagi tubuh yang dapat menyebabkan gangguan jantungan ditandai dengan napas menjadi lebih cepat, sesak, pusing karena tubuh berusaha menyeimbangkan kadar ph darah.
Apabila seseorang bernafas atau meniupkan nafasnya maka akan mengeluarkan karbondioksida. Karbondioksida ini pada dasarnya tidak boleh bersentuhan dengan air, karena jika bersentuhan dengan air akan membentuk senyawa asam karbonat yang berbahaya bagi tubuh.

2. H. Pylori

Bakteri H. Pylori adalah bakteri yang menyebabkan gangguan lambung mulai dari luka kecil hingga membesar menjadi tukak lambung. Yang mengerikan lagi, bakteri ini mudah menyebar melalui pernafasan. Akan sangat bahaya sekali jika seseorang yang memiliki gangguan lambung atau secara tak sadar memiliki gangguan lambung meniup makanan atau minuman yang akan disajikan pada tamu atau pada anaknya. Bakteri itu nantinya akan berpindah dan mengontaminasi makanan atau minuman tersebut dan akhirnya masuk pada tubuh orang lain.

Baca Juga: Kurangi Risiko Terkena Obesitas dengan Rajin Konsumsi Kacang
Benarkah Pasangan Obesitas Lebih Sulit Hamil?

3. Mikroorganisme

Tak hanya asam karbonat dan bakter H. Pylori saja yang bisa menular, tetapi jenis bakteri dan virus lainnya juga bisa menyebar. Sebut saja virus TBC, virus berbahaya yang terkadang tak disadari oleh seseorang yang mengidapnya yang akan dengan mudah menular melalaui pernafasan yang intens. Sedangkan makanan atau minuman adalah sesuatu yang jelas akan masuk kedalam tubuh kita, diserap apa saja yang terkandung didalamnya termasuk nutrisi dan bakteri yang terkandung didalamnya.

Berita Terkait

Otot Kuat Hingga Tua, Rahasianya Asupan Protein yang Tepat Otot Kuat Hingga Tua, Rahasianya Asupan Protein yang Tepat
Lima Jenis Makanan yang Ampuh Lindungi Kesehatan Kulit Lima Jenis Makanan yang Ampuh Lindungi Kesehatan Kulit
Nyam! Sepuluh Khasiat Yogurt untuk Kesehatan Tubuh Nyam! Sepuluh Khasiat Yogurt untuk Kesehatan Tubuh

#Resep Makanan #Makanan Sehat #Makanan Pedas #Info Kesehatan #kesehatan tubuh #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar