9,8 Juta Warga DKI Terdaftar Peserta JKN-KIS

Sejumlah anak menunjukkan Kartu Jakarta Pintar (KJP) yang diterima saat pendistribusian tahap dua 2016 di Kantor Walikota Jakarta Barat, Minggu (26/2). Bank DKI kembali menistribusikan 35.127 Kartu Jakarta Pintar di empat wilayah administratif DKI Jakarta. (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)

Arah -  Sebanyak 9.878.782 jiwa atau 95,6 persen warga DKI Jakarta terdaftar sebagai peserta program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat sebagai bentuk upaya implementasi cakupan kesehatan semesta atau universal health coverage (UHC).

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno dalam sambutannya pada acara peluncuran UHC DKI Jakarta di Puskesmas Ciracas Jakarta Timur, Senin, mengatakan jumlah kepesertaan naik dari sebelumnya pada Desember 2017 baru mencapai 82 persen warga DKI Jakarta yang terdaftar sebagai peserta JKN-KIS.

"Akhir tahun lalu masih ada 18 persen penduduk Jakarta belum terdaftar sebagai peserta JKN. Sampai hari ini sudah 95 persen datanya yang masuk menjadi peserta," kata Sandiaga.

Kepesertaan JKN-KIS warga DKI Jakarta tersebut berkat integrasi dari program Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) ke JKN-KIS yang dilaksanakan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

Baca Juga: Pemkot Bandung Targetkan Tujuh Juta Wisatawan
Golkar Resmi Menunjuk Bambang Soesatyo Sebagai Ketua DPR RI

Berdasarkan padanan data BPJS Kesehatan dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil DKI pada November 2017 tercatat baru 8,1 juta atau 78,78 persen penduduk DKI Jakarta yang telah terdaftar sebagai peserta JKN-KIS.

Pada awal tahun 2018 telah dilakukan penambahan jumlah peserta di Kecamatan Ciracas Jakarta Timur sebanyak 33.270 jiwa dan aktif semenjak Januari 2018.

Selanjutnya terhitung bulan Februari 2018 akan dilakukan penambahan peserta sebanyak 1.704.249 jiwa untuk seluruh wilayah DKI Jakarta.

Syarat suatu daerah disebut telah mencapai cakupan kesehatan semesta atau UHC ialah di mana 95 persen penduduknya telah tercakupi oleh JKN.

Namun Sandiaga ke depannya menginginkan 100 persen warga DKI Jakarta terlindungi oleh asuransi kesehatan sosial JKN-KIS.

Dia meminta cakupan kesehatan semesta bisa dicapai mulai dari tingkat kelurahan. "Ke depan saya ingin lebih baik lagi pelayanan kesehatan. Kita membawa ini sampai level kelurahan. Semua lurah tolong dukung untuk capai UHC," kata Sandi.

Khusus di wilayah DKI Jakarta, BPJS Kesehatan telah bermitra dengan 653 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) dan 141 Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL). 

Berita Terkait

Usut Suap Reklamasi, KPK akan Panggil Plt Gubernur DKI Jakarta Usut Suap Reklamasi, KPK akan Panggil Plt Gubernur DKI Jakarta
Ngadu Nasib ke Rumah Lembang, Pasukan Orange Gagal Temui Ahok Ngadu Nasib ke Rumah Lembang, Pasukan Orange Gagal Temui Ahok
Sejumlah Halte Transjakarta Mulai Pasarkan Kartu OK-Otrip Sejumlah Halte Transjakarta Mulai Pasarkan Kartu OK-Otrip

#KJP #KJS #Pemprov Jakarta #Pemprov DKI Jakarta #DKI Jakarta #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar