Kahar Ingin Komisi III DPR dan KPK Harmonis

Anggota Komisi III DPR Kahar Muzakir. (Foto: dpr.go.id)

Arah -  Kahar Muzakir, Ketua Komisi III DPR ingin "mendinginkan" hubungan komisi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Kita buat dingin hubungan Komisi III dan KPK dingin, tidak perlu panas," kata Kahar di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (24/1).

Dia bertekad memperbaiki hubungan komisi dengan institusi lain untuk memperlancar pelaksanaan tugas lembaga. Dia juga membantah partai Golkar menunjuknya memimpin Komisi III DPR untuk "mengamankan" perkara mantan Ketua Umum Golkar Setya Novanto, yang terlibat dalam kasus korupsi dalam pengadaan KTP elektronik.

"Saya tidak bisa membayangkan bisa mengamankan kasus tersebut, bagaimana caranya pun saya tidak tahu," katanya.

Baca Juga: Sandiaga: BPJS Menanggung Keselamatan Pasukan Oranye
Polisi Sita 18 Kg Sabu-sabu di Kampung Ambon

Kahar menekankan bahwa Indonesia merupakan negara hukum sehingga semuanya harus berjalan sesuai dengan aturan yang berlaku.

Dia juga mengatakan bahwa sebagai pemimpin komisi dia akan menegakkan fungsi legislasi, pengawasan, dan anggaran.

Anggota Fraksi Partai Golkar Kahar Muzakir resmi menjadi Ketua Komisi III DPR menggantikan Bambang Soesatyo, yang saat ini menjabat sebagai Ketua DPR. Sebanyak 23 anggota Komisi III DPR dari sembilan fraksi menyetujui penetapannya menjadi ketua komisi.

Berita Terkait

Ini Kader Partai Golkar yang Disebut Pantas Jadi Ketua DPR RI Ini Kader Partai Golkar yang Disebut Pantas Jadi Ketua DPR RI
Kahar Muzakir Resmi Jadi Ketua Komisi III DPR RI Kahar Muzakir Resmi Jadi Ketua Komisi III DPR RI
Kirim Surat ke KPK, DPR Minta Pemeriksaan Novanto Ditunda Kirim Surat ke KPK, DPR Minta Pemeriksaan Novanto Ditunda

#golkar #DPR #DPR RI #ketua umum golkar #Komisi III DPR RI #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar