Nilai Ekspor Sulsel Awal Tahun 2018 Anjlok

Indonesia menargetkan produksi nikel pada tahun 2020 menjadi negara pemasok kebutuhan nikel dunia sekitar 40 juta ton per tahun.

Arah -  Nilai ekspor semua komoditas unggulan Sulawesi Selatan di bulan awal tahun 2018 anjlok hingga 45,88 persen jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya.

Kepala Bidang Statistik Distribusi, Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Selatan Akmal di Makassar, Minggu, mengatakan, nilai ekspor Sulsel untuk bulan Januari tercatat sebesar 66,06 juta dolar Amerika Serikat (AS) atau lebih rendah dari bulan sebelumnya pada Desember 2017 yang mencapai angka 122,06 juta dolar AS.

"Ini adalah periode awal tahun dan kita membuka kran ekspor pada angka 66,06 juta dolar AS. Kalau perbandingannya dengan bulan sebelumnya, yah sangat jauh," ujarnya.

Dikatakannya, capaian pada Januari 2018 ini jika dibandingkan dengan bulan yang sama pada tahun 2017 juga mengalami penurunan sebesar 28,36 persen karena pada bulan itu capaiannya mencapai 92,21 juta dolar AS.

Akmal mengaku jika penurunan nilai ekspor itu terjadi karena komoditas ekspor unggulan Sulsel pada awal tahun ini mengalami penurunan permintaan.

Adapun unggulan komoditas Sulsel yang permintaannya turun drastis yakni nikel. Dia mengatakan, nikel setiap bulannya selalu menjadi primadona ekspor karena nilai transaksinya dari semua komoditas ekspor selalu menyentuh angka setengah dari total ekspor.

Pada awal tahun ini, nikel hanya menyumbang 44,63 juta dolar AS. Berbeda dengan bulan sebelumnya pada Desember 2017 yang nilai transaksinya mencapai 90,69 juta dolar AS.

"Nikel ini yang membuat anjlok transaksi perdagangan ekspor kita. Kalau bulan lalu itu menyentuh angka 90 juta dolar AS, kini hanya setengahnya saja sekitar 44 juta dolar AS," katanya seperti dilansir Antaranews.

[baca_juga]

Selain nikel, terdapat komoditas unggulan lainnya yakni biji-bijian berminyak dan tanaman obat sebesar $ 7,22 juta dolar AS (10,94 persen), kakao atau coklat sebesar 3,19 juta dolar AS (4,83 persen).

Kemudian ikan, udang dan hewan air tidak bertulang belakang Lainnya sebesar 2,69 juta dolar AS (4,08 persen), serta garam, belerang, dan kapur sebesar 2,56 juta dolar atau menyumbang 3,88 persen dari total nilai ekspor Sulawesi Selatan. 

Berita Terkait

Ada Bus Tingkat Rute Jakarta-Jepara Ada Bus Tingkat Rute Jakarta-Jepara
Hasil Survei: Elektabiltas Ahok-Djarot Melambung Pasca Debat Hasil Survei: Elektabiltas Ahok-Djarot Melambung Pasca Debat
Jadi Gubernur Termuda, Zumi Zola Tuai Pujian Jadi Gubernur Termuda, Zumi Zola Tuai Pujian

#Bursa Komoditi Derivatif Indonesia #Ekspor #eksportir #Sulawesi Selatan #garam #Perdagangan #Badan Pusat Statistik (BPS) #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar