ISIS Masuk Filipina Setelah Kalah di Timur Tengah

ISIS telah kehilangan hampir 90 persen wilayah yang mereka kuasai tahun 2014, ketika kelompok itu mendeklarasikan "kekhalifahan" yang meliputi Irak dan Suriah menurut koalisi pimpinan Amerika Serikat.

Arah - Para petempur asing ISIS yang terusir dari Suriah dan Irak beriringan masuk ke Filipina dengan berencana menyerang dua kota di negara ini, kata pemimpin pemberontak muslim Filipina seperti dikutip Reuters.

Sekitar 1.100 orang terbunuh tahun lalu ketika militan pro-ISIS menyerang dan menduduk kota Marawi selama lima bulan yang memicu pembumihangusan kota tersebut.

Situasi Malawi bisa terulang pada kota-kota lain di Filipina jika Kongres gagal memberi mandat kepada muslim di Filipina selatan untuk mengurusi masalahnya sendiri, kata Ebrahim Murad, pemimpin Front Pembebasan Islam Moro MILF, kelompok separatis yang menandatangani perjanjian damai dengan pemerintah, dengan imbalan otonomi lebih luas.

Baca Juga: Rohingya Tak Mau Dipulangkan Sebelum Myanmar Jamin Keselamatan
Gerilyawan Jalur Gaza Tembakkan Roket ke Israel

"Menurut informasi intelijen kami, para petempur asing yang kabur dari Timur Tengah terus memasuki celah perbatasan-perbatasan kita dan mungkin sedang berencana menduduki dua kota di bagian selatan negeri, Iligan dan Cotabato," kata Murad.

Kedua kota terletak 38 km dan 265 km dari Marawi.

Berita Terkait

Diduga Simpatisan ISIS< Seorang WNI Ditangkap di Filipina Diduga Simpatisan ISIS< Seorang WNI Ditangkap di Filipina
ISIS Klaim Pembebasan Kota Marawi Oleh Militer Gagal ISIS Klaim Pembebasan Kota Marawi Oleh Militer Gagal
16 WNI yang Ditangkap Densus 88 Sempat Dideportasi Otoritas Turki 16 WNI yang Ditangkap Densus 88 Sempat Dideportasi Otoritas Turki

#ISIS #Marawi Filipina #Konflik Timur Tengah #Filipina #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar