Saham Wall Street Melemah setelah Trump Naikan Tarif Impor China

Patung "Charging Bull" menjadi simbol Bursa Saham New York (NYSE) atau Wall Street di kawasan distrik Finansial Manhattan, Amerika Serikat. (Foto: youtube.com)

Arah -  Saham-saham Amerika Serikat melemah pada Kamis (Jumat dinihari WIB), dengan masing-masing indeks utama Wall Street menderita penurunan persentase satu hari terbesar dalam enam minggu.

Saham-saham di bursa New York itu jatuh setelah aksi Presiden Donald Trump yang mengenakan tarif hingga 60 miliar dolar atas impor China ke negara itu, menurut Reuters dalam laporannya yang dilansir Antaranews.

Dow Jones Industrial Average turun 723,45 poin, atau 2,93 persen, menjadi 23.958,86, S & P 500 kehilangan 68,23 poin, atau 2,52 persen menjadi 2.643,7 dan Nasdaq Composite turun 178,61 poin, atau 2,43 persen, ditutup pada 7.166,68.

Meskipun ada peringatan keras dari kelompok bisnis dan ahli perdagangan, Presiden Donald Trump pada Kamis waktu AS menandatangani memorandum untuk mengenakan tarif hingga 60 miliar dolar untuk impor dari China.

[baca_juga]

Itu dinilai sebagai langkah sepihak yang menimbulkan ancaman terhadap perdagangan global, menurut laporan kantor berita Xinhua.

Trump telah mengarahkan Perwakilan Perdagangan AS, Robert Lighthizer, untuk menerbitkan daftar barang-barang China yang diusulkan yang dapat dikenakan tarif dalam 15 hari, sementara Departemen Keuangan AS akan memiliki 60 hari untuk mengusulkan pembatasan investasi China di Amerika Serikat.

Berita Terkait

Soal Kebijakan Trump, Indonesia Akan Gandeng Negara Islam Soal Kebijakan Trump, Indonesia Akan Gandeng Negara Islam
Perdagangan ASEAN, China Catat Rekor Perdagangan ASEAN, China Catat Rekor
Imbas Pemecatan Direktur FBI, Trump Akui Tengah Diselidiki Imbas Pemecatan Direktur FBI, Trump Akui Tengah Diselidiki

#saham #Penutupan Perdagangan Saham #Bursa Wall Street #bisnis #kerjasama bisnis #Amerika Serikat #Presiden Amerika Serikat Donald Trump #china #Impor #Donald Trump #Kebijakan Donald Trump #Perdagangan Bebas #Pasar Global #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar