Waspada! Modus Baru Prostitusi Anak

ilustrasi dunia malam/ prostitusi (foto/shutterstock)

Arah - Masyarakat perlu mewaspadai modus baru eksploitasi seksual terhadap anak seperti ajakan melalui teman sebaya, transaksi elektronik hingga difasilitasi melalui ruang pribadi, kata salah satu komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia.

"Waspadai modus anak merekrut anak sebagai teman sebayanya dalam komunitasnya untuk praktik prostitusi anak," kata Komisioner Bidang Trafficking dan Eksploitasi Anak KPAI Ai Maryati Solihah dalam jumpa pers di Jakarta, Selasa.

Ai mencontohkan kasus eksploitasi seksual anak-anak jalanan oleh warga negara asing. Anak-anak jalanan itu direkrut dan diperkenalkan kepada pelaku eksploitasi oleh kawannya sendiri.

Ai juga meminta masyarakat mewaspadai penggunaan media sosial anak-anaknya karena salah satu modus eksploitasi seksual adalah melalui transaksi elektronik di media sosial.

"Media sosial atau kelompok grup tertentu di dunia digital memudahkan praktik eksploitasi seksual terhadap anak. Apalagi bila orang tuanya gagap teknologi," tuturnya.

Beberapa kasus eksploitasi seksual anak juga terjadi di ranah privat seperti rumah atau apartemen pribadi yang semakin menyulitkan aparat untuk mendeteksi kejahatan.

Baca Juga: Interaksi Dengan Hewan Bangun Kecerdasan Anak
Ada 647 Kasus Kekerasan Terhadap Anak Dan Perempuan

Ai mencontohkan kasus tiga remaja asal Jawa Barat yang dieksploitasi secara seksual di sebuah apartemen di Surabaya dan praktik prostitusi anak di rumah pribadi hingga hamil oleh sepasang suami istri di Aceh.

"Masyarakat harus mewaspadai dan lebih memberi perhatian kepada anak-anak. Anak-anak menjadi korban eksploitasi karena masyarakat abai," katanya.

Berita Terkait

Ini Solusi Menteri Yohana Cegah Prostitusi Anak Ini Solusi Menteri Yohana Cegah Prostitusi Anak
Ini Kronologi Penangkapan Pelaku Prostitusi Kalangan Homoseksual Ini Kronologi Penangkapan Pelaku Prostitusi Kalangan Homoseksual
Hidayat Nurwahid: Anak Dihargai Rp 100 ribu Itu Mengerikan! Hidayat Nurwahid: Anak Dihargai Rp 100 ribu Itu Mengerikan!

#prostitusi #Prostitusi Anak #Prostitusi Online #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar