Kemenpertin Pastikan Garam Petani Negeri Terserap Baik

Petani mengumpulkan garam yang baru dipanen di lahan garam Desa Santing, Losarang, Indramayu, Jawa Barat, Senin (31/7). (ANTARA FOTO/Dedhez Anggara)

Arah -  Kementerian Perindustrian memastikan bahwa, garam yang diproduksi oleh petani dalam negeri terserap seluruhnya baik untuk konsumsi maupun industri.

"Jadi tidak ada lagi sisa lah. Mereka terjamin, jadi kepastian terjamin bahwa semuanya terserap, itu yang penting," kata Direktur Industri Kimia Hulu Kementerian Perindustrian Muhamad Khayam di Jakarta, Kamis.

Diketahui, sebanyak 10 industri pengolahan garam menyerap sekitar 1,4 juta ton garam yang dihasilkan petani, di mana 800 ribu ton akan digunakan untuk konsumsi dan selebihnya untuk industri.

"Semuanya terserap. Sebanyak 750.000 ton untuk konsumsi, sisanya itu untuk industri-industri yang kualitas kebutuhan garamnya tidak terlalu tinggi, yaitu industri pengasinan dan pakan ternak," ujar Khayam seperti dilansir Antaranews.

Baca Juga: Konsumsi Kacang-kacangan Untuk Jantung Sehat
Sandiaga Uno Tugaskan RT/RW Pantau Peredaran Miras

Ke-10 industri pengolahan garam akan mulai menyerap garam petani saat panen tiba, yang dalam kondisi normal jatuh pada Juni.

"Nah ini kan memang berkaitan dengan BMKG (Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika). Kalau 2016 itu yang paling gagal panen itu geser panennya yang tadinya Juni jadi Agustus. Biasanya serentak, misalnya normal itu Juni paling lambat Juli itu sudah turun. Jadi Juni kalo normal berharap normal," papar Khayam.

Berita Terkait

BPPT ternyata sudah punya teknologi atasi kelangkaan garam BPPT ternyata sudah punya teknologi atasi kelangkaan garam
Masuki Musim Hujan Harga Garam Mulai Naik Masuki Musim Hujan Harga Garam Mulai Naik
Wow, Ternyata Aktivitas Manusia Jadi Pemicu Utama Perubahan Suhu Wow, Ternyata Aktivitas Manusia Jadi Pemicu Utama Perubahan Suhu

#garam #garam laut #Padang Garam #Petani Garam #petambak garam #penggunaan garam #manfaat lain garam #Sektor Industri #Petani #Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar