Garuda Baru Masuk Semifinal Piala Dunia Anak Jalanan

Ketua Yayasan Transmuda Energy Nusantara (TEN), Mahir Bayasut (ketiga dari kiri), Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan (keempat dari kiri) bersama Tim Garuda Baru yang beranggotakan 9 anak jalanan di sela audiensi di Balai Kota Jakarta pada Senin (7/5). (HO)

Arah -  Tim Garuda Baru beranggotakan anak jalanan Indonesia berhasil maju ke babak semifinal turnamen sepak bola Street Child World Cup (SCWC/Piala Dunia Anak Jalanan) 2018 setelah mengalahkan Brasil 2-1 dan Mesir 1-0 dalam pertandingan di Lokomotiv Stadium, Moskow, Rusia, akhir pekan lalu.

Menurut informasi dari Mahir Bayasut, ketua delegasi Indonesia, Senin, tim Garuda Baru pada turnamen yang diikuti 21 negara itu diperkuat oleh sembilan anak jalanan Indonesia.

Selain pertandingan sepak bola yang mempertemukan anak jalanan dari berbagai negara, juga diadakan kongres dan pertukaran budaya lewat persembahan tarian dari masing masing negara.

Kapten tim sepak bola Garuda Baru, Aditia Rahman menyatakan, walaupun persiapan cukup singkat dan cuaca dingin Moskow yang menantang, seluruh pemain memiliki semangat dan disiplin yang tinggi sehingga bisa memberikan yang terbaik.

"Mohon doa untuk kami agar bisa berhasil memenangkan dan mengharumkan nama Merah Putih," katanya.

Negara lainnya yang mengikuti turnamen ini antara lain Belarus, Bolivia, Brasil, Burundi, Kanada, Mesir, Inggris, India, Kenya, Liberia, Mauritius, Meksiko, Nepal, Uzbekistan, Rusia, Pakistan, Filipina, Tanzania, Tajikistan, dan Amerika Serikat.

[baca_juga]

Dalam acara SCWC, anak-anak jalanan juga menyuarakan satu pesan mengenai hak anak yang selayaknya dimiliki anak-anak yang selama ini berada di jalan dengan talenta unggulan yang memilki latar belakang pernah terkoneksi dengan kehidupan jalan dan bekerja atau rentan turun ke jalan.

Garuda Baru merupakan inisiasi untuk membantu anak keluar dari kehidupan jalanan melalui media sepak bola digagas tiga lembaga sosial, yakni Yayasan Transmuda Energi Nusantara (TEN), Kampus Diakoneia Modern (KDM), dan Yayasan Sahabat Anak (YSA). Tujuan utamanya membawa perubahan sosial dalam masyarakat, khususnya bagi anak-anak jalanan lewat sepak bola. 

Berita Terkait

Donald Trump Suarakan Islam Radikal, Indonesia Tak Perlu Tersudut Donald Trump Suarakan Islam Radikal, Indonesia Tak Perlu Tersudut
Siap Lawan 'Palu Arit' di Indonesia, Rizieq: Ini Perjuangan Saya! Siap Lawan 'Palu Arit' di Indonesia, Rizieq: Ini Perjuangan Saya!
550 Aparat Kepolisian Bantu Evakuasi Kebakaran Pasar Senen 550 Aparat Kepolisian Bantu Evakuasi Kebakaran Pasar Senen

#Timnas Garuda #Piala Dunia #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar