Kampanye Rapat Umum Peserta Pemilu 2019 Dibagi Dua Zona

Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI telah menetapkan zona kampanye rapat umum bagi peserta Pemilu 2019. (Dok.KPU)

Arah - Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI telah menetapkan zona kampanye rapat umum bagi peserta Pemilu 2019. Proses penentuan zonasi kampanye rapat umum dilakukan secara terbuka dan disaksikan perwakilan peserta Pemilu 2019, Bawaslu, media dan masyarakat.

Dilansir situs KPU, pengundian dilakukan melalui wadah transparan (fishbowl) yang pengambilannya diwakilkan TKN 01 dan BPN 02 untuk menentukan bola berwarna oranye untuk Zona A dan bola berwarna ungu untuk Zona B.

Kampanye rapat umum akan berlangsung selama 21 hari atau baru berakhir pada 13 April 2019. Hingga jelang masa tenang itu, peserta pemilu dapat menyampaikan gagasan, visi, misi serta programnya langsung kepada masyarakat melalui metode rapat umum.

Di hari pertama pada 24 Maret 2019 nanti, Tim Kampanye Nasional (TKN) Nomor Urut 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin beserta partai pengusung dan pendukungnya akan memulai kampanye rapat umum di Zona B. Sementara Badan Pemenangan Nasional (BPN) 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno beserta partai pengusung dan pendukungnya memulai kampanye rapat umum di Zona A.

Baca Juga: Jelang Pilpres, Jumlah Konten Hoaks Terus Meningkat
'Mantan Terindah' Ajak Pemilih Datangi TPS pada 17 April

Zona A terdiri dari Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jambi, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Maluku dan Papua.

Sementara Zona B terdiri dari Bengkulu, Lampung, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Kepulauan Riau, Banten, Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Tenggara, Gorontalo, Sulawesi Barat, Maluku Utara dan Papua Barat.

Selama dua hari, baik TKN 01 beserta partai pendukung dan pengusung serta BPN 02 beserta partai pendukung dan pengusung akan berkampanye rapat terbuka didaerah-daerah tersebut. Lalu kemudian akan berpindah tempat atau zonasi satu dengan yang lain. Hanya pada 3 April 2019 (Isra Mi'raj) disepakati keduanya bisa berkampanye dimanapun atau tidak diberlakukan zonasi.

Berita Terkait

Ketua KPU: Hoax Surat Suara Kabar Bohong yang Kejam Ketua KPU: Hoax Surat Suara Kabar Bohong yang Kejam
'Mantan Terindah' Ajak Pemilih Datangi TPS pada 17 April 'Mantan Terindah' Ajak Pemilih Datangi TPS pada 17 April
Demi Pemilu Damai, Kakek Ini Rela Jalan Kaki 549 Kilometer Demi Pemilu Damai, Kakek Ini Rela Jalan Kaki 549 Kilometer

#Pemilu 2019 #Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) #pilpres 2019 #kpu #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar