Banjir dan Longsor di Manggarai Barat, 5 Orang Meninggal

Ilustrasi longsor (Pixabay)

Arah - Banjir dan longsor di Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur mengakibatkan 5 orang meninggal dunia. Sementara 3 orang luka dan 3 orant lainnya dilaporkan hilang. Tim Gabungan masih mencari 3 korban yang tertimbun longsor.

Bencana terjadi Kanis (7/3/2019) di enam desa di dua kecamatan. Di Kecamatan Komodo, desa yang terdampak bencana adalah Desa Gorontalo, Desa Nanga Ngai dan Desa Bolo Bilas.

Sedangkan desa terdampak di wilayah Kecamatan Mbiling meliputi Desa Tondong Belang, Desa Cunca Lolos dan Desa Liang Ndara. Hingga Minggu (10/3/2019) siang, penanganan darurat masih terus dilakukan petugas SAR gabungan.

Baca Juga: KRL Anjlok, Perjalanan ke Bogor Terganggu
Ramai Isu DPT, Ini Cara Bedakan e-KTP WNI dan WNA

Data BNPB menyebutkan, 684 orang mengungsi di kantor bupati Manggarai Barat. Meraka berasal dari 3 desa yaitu Tondong Belang sebanyak 287 Jiwa, Gorontalo 261 Jiwa dan Nanga Ngai 136 Jiwa.

Kerugian materil meliputi 3 Unit rumah rusak berat, 1 Unit jembatan rusak, 1,7 Ha sawah gagal panen, ruas jalan Ruteng – Labuan Bajo masih lumpuh total akibat longsor, 2 Unit mobil tertimbun longsor (RB), 2 Unit sepeda motor tertimbun longsor dan rusak berat serta 1 Unit kios tertimbun longsor rusak berat.

Banjir dan longsor terjadi akibat hujan dengan intensitas tinggi ditambah kondisi topografi perbukitan dan tanah labil. Sat ini banjir sudah surut namun pengungsi masih bertahan di kantor bupati.

Berita Terkait

Pulau Tambelan Dilanda Banjir dan Tanah Longsor Pulau Tambelan Dilanda Banjir dan Tanah Longsor
Korban Banjir di Ngawi Dievakuasi ke Tempat Aman Korban Banjir di Ngawi Dievakuasi ke Tempat Aman
Banjir di Sebagian Besar Wilayah  Jatim Mulai Surut Banjir di Sebagian Besar Wilayah Jatim Mulai Surut

#Bencana Alam #banjir #Longsor #BNPB #Basarnas #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar