Penembakan Trem di Utrecht, KBRI Imbau WNI Waspada

Ilustrasi trem (Pxhere)

Arah - Kedutaan Besar RI Den Haag mengimbau WNI yang tinggal di Belanda selalu waspada pascapenembakan di Kota Utrecht, Belanda. KBRI juga berkoordinasi dengan aparat keamanan setempat.

"Upaya yang telah dilakukan KBRI Den Haag mengeluarkan imbauan kepada WNI di Belanda melalui laman resmi KBRI Facebook, Instagram, dan Twitter agar berhati-hati dan tetap waspada dalam menanggapi insiden penembakan yang terjadi di Utrecht," ujar Fungsi Pensosbud KBRI Den Haag, Renata Siagian, dalam keterangan tertulis yang diterima, Selasa (19/3/2019).

KBRI menyatakan, tidak terdapat informasi WNI yang menjadi korban penembakan.

"Hingga saat ini, menurut info aparat setempat, terdapat tiga meninggal dan beberapa terluka berat dan ringan, dan tidak terdapat informasi WNI yang menjadi korbannya," jelasnuya.

Baca Juga: 3 Tim Lawan Indonesia di Kualifikasi Piala AFC U-23 2020
Liverpool Gusur City, Persaingan Gelar Juara Semakin Sengit

Insiden penambakan sebuah trem terjadi pada Senin (18/3/2019) pukul 10.45 waktu setempat. Sesaat setelah kejadian, polisi kesatuan khusus antiterorisme (Badan Koordinasi Keamanan Nasional dan Pemberantasan Terorisme/NCTV) dan tenaga paramedis berada di lokasi kejadian.

Renata mengatakan polisi masih memburu tersangka yang melarikan diri. Pelaku diduga bernama Gökmen Tanis (37), seorang pria kelahiran Turki.

Berita Terkait

Imbauan Kemenkominfo Tekait Kasus Penembakan di Selandia Baru Imbauan Kemenkominfo Tekait Kasus Penembakan di Selandia Baru
Perwira Tembak Adik Ipar Setelah Ada Bisikan Perwira Tembak Adik Ipar Setelah Ada Bisikan
Polisi Yakini Senjata Perampok Karawaci dan Daan Mogot Ilegal Polisi Yakini Senjata Perampok Karawaci dan Daan Mogot Ilegal

#Kasus Penembakan #Penembakan #Kedutaan Besar (Kedubes) #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar