BNPB Gelar Bimtek Srikandi Siaga Bencana

BNPB menggelar bimbingan teknis (bimtek) Srikandi Siaga Bencana untuk perempuan Indonesia. (Dok.BNPB)

Arah - Perempuan memiliki peran penting dalam membangun kesiapsiagan di lingkungan terkecil di masyarakat, yakni keluarga. Hal ini melatarbelakangi penyelenggaraan bimbingan teknis (bimtek) Srikandi Siaga Bencana untuk perempuan Indonesia.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menamakan mereka sebagai Srikandi. Dalam tokoh pewayangan Jawa, Srikandi digambarkan sebagai prajurit yang mahir dalam memanah. Senjata panah ini dianalogikan dengan pengetahuan terkait kesiapsiagaan menghadapi bencana.

Bimtek bertujuan memberikan pengetahuan dasar tentang kesiapsiagan bencana. Pengetahuan kesiapsiagaan bencana mencakup bagaimana pengelolaan risiko bencana agar keluaga dan lingkungan siap dan penyelamatan, perlindungan diri dan evakuasi saat bencana terjadi.

Menurut Sekretaris Lembaga Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana Aisyiah Tri Lestari Masduki, kebanyakan ibu dan anak menjadi korban bencana.

“Melalui bimtek kesiapsiagaan, saya ingin menularkan pengetahuan ini kepada lingkungan, terutama keluarga dan lingkungan kerja dan lingkungan rumah,” ujarnya.

Kegiatan ini dilatarbelakangi bahwa mereka memiliki peran perempuan sangat efektif dalam membangun kesiapsiagaan bencana. Perempuan mampu mentransfer pengetahuan serta usulan perubahan untuk mengurangi risiko bencana serta penguatan ketahanan keluarga dan komunitas.

[baca_juga]

Plh Direktur Kesiapsiagaan BNPB Bambang Surya Putra berharap mereka dapat menularkan dan berbagi pengetahuan yang diperoleh selama bimtek kepada keluarga, lingkungan sekitar maupun internal lembaga.

Sebanyak 400 perempuan mengikuti Srikandi Siaga Bencana pada 21 – 27 Maret 2019. Mereka berasal dari lembaga-lembaga perempuan di wilayah Jawa, Bali, Nusa Tenggara Timur, Aceh, Kalimantan Selatan, Sumatera Barat, dan Maluku. Peserta secara mandiri hadir pada bimtek yang diselenggarakan BNPB.

“Kami tidak menyedikan biaya transportasi, BNPB hanya menyediakan komsumsi, sertifikat bimtek, seminar kits, seperti materi, buku kesiapsiagaan keluarga, bolpoin, bloknot, pin, gelang,” kata Kepala Seksi Kebutuhan dan Sumber Daya BNPB Novi Kumalasari, Selasa (27/3/2019).

Selama mengikuti bimtek ini, peserta mendapatkan materi kesiapsiagaan seperti menemukenali ancaman bencana di Indonesia (InaRISK), rencana kesiapsiagaan keluarga dan mitigasi praktis perlindungan, penyelamatan diri dan evakuasi mandiri.

Kegiatan ini terselenggara dalam rangka Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) 2019 yang jatuh pada 26 April . Tema yang diusung “Perempuan Menjadi Guru Siaga Bencana, Rumah Menjadi Sekolahnya.”

Berita Terkait

Raisa Melahirkan, Ini Ucapan Spesial dari Humas BNPB Sutopo Raisa Melahirkan, Ini Ucapan Spesial dari Humas BNPB Sutopo
BNPB Nilai Masyarakat Semakin Baik Hadapi Bencana BNPB Nilai Masyarakat Semakin Baik Hadapi Bencana
Pulau Tambelan Dilanda Banjir dan Tanah Longsor Pulau Tambelan Dilanda Banjir dan Tanah Longsor

#bencana #Bencana Alam #BNPB #Perempuan #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar