Debat Capres: Prabowo Soroti Pertahanan, Jokowi Percaya TNI

Jet tempur pesawat F-16 (Pixabay)

Arah - Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto menyoroti pertahanan RI dalam debat capres 2019 yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Jakarta, Sabtu (30/3/2019). Prabowo menilai pertahanan Indonesia lemah.

Selain itu, Prabowo juga menyoroti kecilnya anggaran pertahanan. Dia berjanji akan memperbaikinya jika nantinya terpilih menjadi presiden.

"Di bidang pertahanan keamanan, kita terlalu lemah. Anggaran kita terlalu kecil. Ini akan kita perbaiki," ujar Prabowo.

Menurut Prabowo mengatakan penguatan pertahanan dan keamanan dalam negeri sangat penting. Alasannya kekayaan suatu bangsa perlu dijaga dengan pertahanan negara yang kuat.

Baca Juga: KPU Undang Kapolri dan Panglima TNI Hadiri Debat Capres
Debat Capres Diharapkan Jadi Referensi Publik Gunakan Hak Pilih

Menanggapi ini, Capres nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) menilai Prabowo tidak percaya kepada TNI. Jokowi mengklaim kekuatan dan pembangunan infrastruktur pertahanan telah dilakukan.

"Saya melihat Pak Prabowo tidak percaya pada TNI kita," kata Jokowi.

Jokowi mengaku melihat langsung pembangunan Armada 3 yang. Dia menegaskan kekuatan pertahanan TNI mampu mendeteksi serangan dari luar.

"Saya yang sipil, saya sangat percaya pada TNI yang kita miliki karena misalnya saya di Natuna, saya lihat sendiri dibangun, saya cek di Sorong, ada barangnya," pungkas Jokowi.

Berita Terkait

Begini Simulasi Penjemputan Tamu di Pernikahan Anak Presiden Begini Simulasi Penjemputan Tamu di Pernikahan Anak Presiden
Presiden Buka Konferensi Internasional Keamanan Kesehatan Global Presiden Buka Konferensi Internasional Keamanan Kesehatan Global
Survei Terbaru CSIS: Elektabilitas Jokowi Belum Aman Survei Terbaru CSIS: Elektabilitas Jokowi Belum Aman

#debat capres #Jokowi #Prabowo Subianto #kpu #sistem pertahanan udara #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar