Hingga 1 April, Bawaslu Tangani 548 Pelanggaran Pidana Pemilu

Anggota Bawaslu RI Ratna Dewi Pettalolo (Dok.Bawaslu)

Arah - Badan Pengawas Pemilu telah menangani 6.649 temuan dan laporan pelanggaran Pemilu hingga 1 April 2019. Dari total pelanggaran tersebut, 548 merupakan pelanggaran pidana Pemilu.

Anggota Bawaslu Ratna Dewi Pettalolo menjelaskan, dari 548 pelanggaran pidana, 66 yang sudah sampai pada pemeriksaan di pengadilan dan sudah ada putusan inkracht. Pelanggaran pidana yang dilakukan beragam.

Pelanggaran pidana tersebut adalah politik uang sebanyak 9 putusan, pemalsuan dokumen (8), pelaksana/peserta dan tim kampanye melanggar larangan kampanye (21), kampanye melibatkan unsur yang dilarang (5), kepala desa yang melakukan tindakan menguntungkan (11), kampanye di media cetak elektronik di luar jadwal (2), keterlibatan ASN, TNI, dan Polri dalam kampanye (9), penggunaan fasilitas negara (2) dan kampanye di tempat terlarang (1) putusan.

"Ini menunjukkan capaian kualitas Pemilu yang diharapkan masih jauh dari harapan bersama karena masih banyak pelanggaran yang terjadi," ujar Dewi di Batam, Senin (1/4/2019).

Baca Juga: Kampanye Pilpres: Jokowi ke Palembang, Prabowo ke Padang
Sebagian Besar Parpol Belum Bisa Hadirkan Saksi TPS

Untuk itu, lanjut Dewi dilansir bawaslu.go.id, perlu upaya perbaikan, bukan hanya dari sisi penyelenggara, melainkan juga dari pendidikan politik serta komitmen peserta Pemilu untuk melaksanakan kontestasi yang tunduk aturan dan azas Pemilu.

Selain pelanggaran pidana Pemilu, dari total 6.649 temuan dan laporan yang diproses Bawaslu, terdapat 4.759 pelanggaran administrasi, 107 pelanggaran kode etik, dan 656 pelanggaran hukum lainnya. Sementara 105 pelanggaran masih dalam proses dan 474 kategori bukan pelanggaran.

Berita Terkait

Kampanye Terbuka dan Masa Tenang, Bawaslu Awasi Politik Uang Kampanye Terbuka dan Masa Tenang, Bawaslu Awasi Politik Uang
Bawaslu Berikan Akreditasi 51 Lembaga Pemantau Pemilu Bawaslu Berikan Akreditasi 51 Lembaga Pemantau Pemilu
Ikut Jaga Pemilu, Google Tangkal Hoaks dan Ujaran Kebencian      Ikut Jaga Pemilu, Google Tangkal Hoaks dan Ujaran Kebencian

#Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) #kampanye terbuka #Pemilu 2019 #pilpres 2019 #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar