KIP: Informasi Publik Harus Sampai ke Masyarakat

Sosialisasi Pemilu untuk Negeri (Foto:kominfo.go.id)

Arah - Komisi Informasi Pusat (KIP) mendorong penyelenggara pemilu untuk mewujudkan tata kelola penyelenggaraan pesta demokrasi yang sesuai dengan peraturan. Informasi publik seputar Pemilu 2019 harus sampai ke masyarakat.

Ketua KIP Gede Narayana mengatakan, KIP selalu membangun komunikasi, koordinasi dan konsultasi dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU). Tujuannya dalam rangka pelaksanaan informasi publik seputar pemilu 2019.

"Informasi publik itu haruslah sampai ke tangan masyarakat. Disitu peran dari Komisi Informasi," ujarnya saat melakukan sosialisasi di Car Free Day Bundaran HI, Jakarta, Minggu (7/4/2019).

Gede dilansir kominfo.go.id menjelaskan, tugas dan peran KIP adalah untuk sosialisasi informasi publik, bukan sosialisasi seputar Pemilu. KIP berperan untuk melihat, memonitor dan mendorong, agar informasi publik yang dihasilkan KPU sampai ke seluruh masyarakat yang memiliki hak pilih.

Baca Juga: Agar Tak Kehilangan Hak Pilih Pemilu 2019, Perhatikan Hal Ini
Debat Kelima Capres Usung Persatuan dan Perdamaian

Gede berharap, Pemilu 2019 yang merupakan pemilu serentak pertama kali di Indonesia ini, dapat berjalan dengan aman dan damai.

"Saya mengharapkan supaya, pemilu di Indonesia yang pertama kali ini secara serentak pada hari Rabu tanggal 17 April 2019 berjalan dengan aman, damai dan lancar. Sehingga kita dapat menghasilkan para pemimpin yang amanah pilihan dari masyarakat," pungkasnya.

Berita Terkait

KPU Undang Kapolri dan Panglima TNI Hadiri Debat Capres KPU Undang Kapolri dan Panglima TNI Hadiri Debat Capres
11 Parpol di Daerah Dibatalkan Kepesertaannya di Pemilu 2019 11 Parpol di Daerah Dibatalkan Kepesertaannya di Pemilu 2019
Bawaslu Berikan Akreditasi 51 Lembaga Pemantau Pemilu Bawaslu Berikan Akreditasi 51 Lembaga Pemantau Pemilu

#Komisi Informasi Pusat (KIP) #Pemilu 2019 #pilpres 2019 #kpu #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar