Syarat Negara Maju Jumlah Entrepreneur Lebih dari 14 Persen

Ilustrasi wirausaha (Pixabay)

Arah - Syarat untuk menjadi negara maju adalah jumlah pelaku entrepreneur harus lebih dari 14 persen dari rasio penduduknya. Di Indonesia, pelaku entrepreneur baru 3,1 persen sehingga perlu kemudahan agar pelaku ekonomi Indonesia bisa meningkat jauh. Pemerintah memberikan kemudahan dalam pengurusan Akta Badan Hukum Usaha dan Sertifikasi Hak Kekayaan Intelektual (HAKI).

Menko Polhukam menceritakan pengalamannya saat mencalonkan diri sebagai presiden dan diundang Gubernur Guangzhou ke pameran di Guangzhou Fair. Dikatakan Wiranto, dua hari tidak cukup untuk memamerkan kreasi masyarakat China, karena banyak penemuan baru yang mereka dipatenkan.

“Saya tanya kenapa Anda bisa begitu cepat sekali membangun kreasi ekonomi yang bisa membuat negara Anda maju. Beliau mengatakan bahwa kami melakukan dengan cara ATM, amati, tiru, dan modifikasi. China melakukannya dengan amati, meniru, dan memodifikasi,” ujarnya.
di Jakarta, Senin (8/4/2019).

Wiranto mencontohkan mobil Wuling di Indonesia dengan teknologi yang menyamai dengan negara maju. Menurut Wiranto, mobil tersebut sebenarnya meniru, mengamati dan memodifikasi. Jepang saat mengalahkan otomotif Amerika juga menggunakan ATM, begitu pula Korea Selatan.

Pada periode 2016-2018, Badan Ekonomi Kreatif bekerja sama dan berkolaborasi dengan Kementerian Hukum dan HAM, telah memfasilitasi daftar Hak Kekayaan Intelektual (HKI) di 34 provinsi dan 80 kota. Tercatat sudah ada 5.671 pemohon HKI.

“Dulu tidak pernah ada, sekarang cukup besar, bagus, dan terus berkembang. Kemudian program tersebut juga di-back up dengan satu keputusan kolaborasi dari Kemenko Polhukam dan Kemenkumham, dengan membentuk program bernama “Saber Pungli”, Sapu Bersih Pungutan Liar, yang ternyata masih banyak hambatan di daerah-daerah. Pungutan liar ini mengganggu pertumbuhan ekonomi menjadi lambat dan bahkan menurun,” jelasnya.

Baca Juga: 3 Hal Besar Akan Terjadi di Indonesia pada 2030
Konsep Naturalisasi untuk Kendalikan Banjir Jakarta

Menko Polhukam dilansir kominfo.go.id mengatakan pemerintah membutuhkan kerja sama dengan swasta maupun perguruan tinggi. Wiranto memberikan apresiasi kepada perwakilan perguruan tinggi dari UNS Solo dan UPN Veteran Yogya yang terus melakukan kerja sama dengan Badan Ekonomi Kreatif, sehingga dari 2016-2017, dilaporkan terdapat 2.700 pemohon, meskipun baru 1.000 yang dapat sertifikat.

“Mudah-mudahan dengan semangat ini, kolaborasi Badan Ekonomi Kreatif, Kemenhukum dan HAM dan pihak swasta maupun perguruan tinggi, semakin hari semakin meningkat. Saya yakin dengan meningkatkan kegiatan yang kita lakukan ini, maka Indonesia setapak demi setapak akan mencapai suatu persyaratan standar negara maju, yaitu 14% pelaku entrepreneur di negara itu,” pungkasnya. 

Berita Terkait

Menkopolhukam Lempar Pujian Terhadap Kinerja BNPT Menkopolhukam Lempar Pujian Terhadap Kinerja BNPT
Wiranto: Pilkada Serentak Menjadi Tolak Ukur Di Mata Dunia Wiranto: Pilkada Serentak Menjadi Tolak Ukur Di Mata Dunia
Ketua MPR: Jangan Mau Cuma jadi Pegawai Ketua MPR: Jangan Mau Cuma jadi Pegawai

#Menkopolhukam #Wiranto #wirausaha #Entrepreneur #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar