Novel Baswedan: Seharusnya Ini Bukan Kasus Sulit

Acara peringatan #DUATAHUNNOVEL. (Dok.KPK)

Arah - Penyidik KPK Novel Baswedan menegaskan penyerangan terhadap KPK tidak boleh dianggap sepele. Ketika sebuah penyerangan tidak pernah diungkap, musuh KPK akan semakin berani menyerang. Hal ini dapat mengancam keselamatan dan menggangu psikologi pegawai yang menjalankan tugas memberantas korupsi.

“Saya khawatir orang-orang yang tadinya pada posisi berani untuk melakukan kewajibannya, akan jatuh kepada takut dengan ancaman. Tentu ini sesuatu yang tidak boleh terjadi,” ujar Novel di acara peringatan #DUATAHUNNOVEL.

Novel merasa ada banyak kejanggalan yang terjadi dalam proses pengusutan kasusnya. Menurutnya, ada banyak bukti yang dapat membantu mengungkap siapa pelakunya namun ada saja pihak yang menghalanginya. Selain itu, banyak saksi yang justru merasa diintimidasi.

Baca Juga: Soal Surat Suara Tercoblos, Mendagri Tunggu Penjelasan Resmi KPU
Jelang Pilpres, Jumlah Konten Hoaks Terus Meningkat

“Seharusnya ini bukan kasus yang sulit karena buktinya banyak sekali. Tapi semakin lama penanganannya, akan semakin sulit diungkap” ungkap Novel dilansir kpu.go.id.

Novel berpesan setiap penyerangan dan terror yang terjadi harus dibawa ke ‘ruang tengah’, artinya ditemukan segera siapa pelakunya. Menurutnya perlindungan terbaik untuk pejuang pemberantas korupsi adalah selalu mengungkap setiap kasus secara terang-terangan.

Berita Terkait

Atasi Korupsi Vulgar, Penyidik KPK Harus Punya Spesialisasi Atasi Korupsi Vulgar, Penyidik KPK Harus Punya Spesialisasi
Kirim Surat ke Istana, Istri Novel Baswedan Ingin Ketemu Presiden Kirim Surat ke Istana, Istri Novel Baswedan Ingin Ketemu Presiden
ICW: Teror Novel Ibarat Sebuah Pesan dari Kelompok Besar ICW: Teror Novel Ibarat Sebuah Pesan dari Kelompok Besar

#KPK #penyidik kpk #Novel Baswedan #Kasus Korupsi #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar